BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja
Ingin Tingkatkan Daya Saing ULM
Sebagai universitas tertua di Kalimantan, saat ini Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berbenah.
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Sebagai universitas tertua di Kalimantan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berbenah.
Pembenahan tidak hanya sampai padai akreditasi unggul yang telah diraih, namun perlu ada terobosan-terobosan.
Dalam program podcast BTalk, bersama jurnalis BPost, M Royan Naimi, Wakil Rektor I ULM, Dr dr Iwan Aflanie MKes SpF SH memaparkan perlunya memperkuat fondasi dan pilar dalam segala aspek agar bisa bersaing dengan universitas lain dan lulusannya bisa berperan di masyarakat.
Sebagai universitas tertua di Kalimantan, apa yang saat ini dilakukan ULM untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Kalsel?
ULM harus terus bertumbuh dan berbenah. Tujuan kami adalah menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Profil Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030, Ada Prof Ahmad, Iwan Aflanie dan Muthia Elma
Baca juga: Jaksa Tangkap Staf ESDM Kalsel, Dugaan Pemerasan Izin Usaha Pertambangan di Tabalong
Di sisi lain, kami ingin memperkuat kekhasan ULM sebagai kampus unggulan di bidang lingkungan lahan basah serta memastikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang kami lakukan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
ULM telah meraih akreditasi unggul. Apa makna dari capaian tersebut?
Akreditasi unggul merupakan cerminan kualitas perguruan tinggi secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Karena itu, status unggul tidak boleh hanya menjadi predikat administratif, tetapi harus tercermin dalam kualitas lulusan, kinerja institusi, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
ULM sempat menghadapi tantangan terkait akreditasi. Bagaimana akhirnya bisa meraih status unggul?
Kuncinya adalah evaluasi dan kerja bersama. Kami membentuk tim khusus yang bekerja sangat intensif dalam waktu sekitar dua bulan.
Seluruh sivitas akademika bergotong-royong memperbaiki berbagai aspek yang diperlukan. Alhamdulillah, kerja keras itu membuahkan hasil dan ULM berhasil meraih akreditasi unggul.
Setelah meraih akreditasi unggul, apa tantangan berikutnya?
Tantangan terbesar adalah mempertahankan mutu dan dampak dari status unggul tersebut. Kami juga harus meningkatkan daya saing ULM di tingkat nasional maupun internasional. Kampus tidak boleh berpuas diri, tetapi harus terus bergerak menjadi lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Wakil-Rektor-I-ULM-Dr-dr-Iwan-Aflanie-MKes-SpF-SH-33.jpg)