DPRD Kalsel
DPRD Kalsel Dorong Generasi Muda Ambil Peran Hadapi Tantangan Lingkungan
generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan kehidupan di masa depan.
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Ratino Taufik
BANJARMASINPOST.CO.ID, TABALONG – Ancaman perubahan iklim, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga persoalan sampah menjadi tantangan yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan kehidupan di masa depan.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, di SMKN 1 Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Senin (15/6/2026).
Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan tidak hanya diisi dengan pemaparan materi. Dalam momentum tersebut juga dirangkai aksi penanaman pohon buah di lingkungan sekolah yang melibatkan para siswa dan guru.
Menurut Firman Yusi, upaya menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila yang dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun berdampak jangka panjang.
“Menanam pohon adalah salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila. Pohon yang kita tanam hari ini tidak hanya memberikan manfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang lain, bahkan generasi yang akan datang,” ujarnya.
Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter generasi muda. Terlebih, berbagai persoalan lingkungan saat ini tidak hanya berdampak pada kondisi alam, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat.
Firman mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila seperti gotong royong, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga lingkungan.
“Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati kehidupan dan menjaga keseimbangan alam. Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan bangsa,” katanya.
Aksi penanaman pohon yang dilakukan dalam kegiatan tersebut menjadi simbol penting bahwa upaya menjaga lingkungan tidak cukup berhenti pada wacana, melainkan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang melibatkan masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai warga negara. (*)
| Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, Komisi IV DPRD Kalsel Studi Komparasi ke Tabalong |
|
|---|
| Kunker ke Malang, Komisi III DPRD Kalsel Dorong Percepatan Bus Listrik |
|
|---|
| Pansus BBM Subsidi DPRD Kalsel Mulai Bekerja, Sopir Truk Ungkap Dugaan Masalah di SPBU |
|
|---|
| Sekretariat DPRD–Bank Kalsel Kurban Dua Sapi |
|
|---|
| Sosrev di Desa Gumbil, Waket DPRD Kalsel Tekankan Penguatan Nilai Gotong Royong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sosialisasi-Revitalisasi-dan-Aktualisasi-Nilai-Nilai-Ideologi-Pancasila.jpg)