Komunitas
IP Kalsel, Mengubah Mindset dan Perilaku dalam Kehidupan
Komunitas kaum Hawa ini ingin memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komunitas kaum Hawa ini ingin memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat. Berbagai kegiatan dilakukan komunitas bernama Ibu Profesional Kalimantan Selatan (IP Kalsel) ini baik secara internal maupun eksternal.
Dewi Sri Khamidah, Sekretaris Regional IP Kalsel, sejarah komunitas ini kaitannya dengan IP regional lainnya yang serumpun di Pulau Kalimantan. Anggota WAG (WhatsApp Grup) saat itu beranggotakan member dari berbagai provinsi di Kalimantan.
“Pada akhir 2014, founder Ibu Profesional, Ibu Septi Peni Wulandani merapikan grup pembelajaran Institut Ibu Profesional sesuai domisili masing-masing member karena akan dimulai Kuliah via Whatsapp (kulwap),” jelas Dewi.
Maka dibuatlah WAG Ibu Profesional Kalimantan pertama pada 29 Januari 2015 yang dipandu tim koordinator pertama, Mbak Wenny Wahyuningrum (Balikpapan), Mbak Helmiati Sirajuddin (Banjarmasin) dan Teh Saly (Kalteng).
Karena kapasitas WAG saat itu terbatas untuk 100 orang, pada Februari 2015 menyusul dibentuknya WAG IP Kalimantan 2 dengan tim koordinator Mbak Dinari Lutfiani (Balikpapan), Ibu Crispina Gili Sunardewita (Balikpapan) dan Mbak Siti Mashunah (Banjarmasin).
“Pada akhir November 2015, anggota WAG IP Kalimantan semakin banyak dan tersebar di 5 provinsi di Kalimantan. Agar pengelolaan lebih intensif dan kebutuhan luring semakin optimal akhirnya dilakukan pemekaran grup berdasarkan provinsi masing-masing yaitu Kaltim, Kaltara, Kalsel, Kalteng, dan Kalbar,” jelas Dewi.
Beberapa nama tim inisiator dalam terbentuknya IP Kalsel yaitu Mbak Siti Mashunah, mba Helmiati Sirajuddin, dan Mbak Henifa Andriana.
Pada 5 Desember 2015 bertepatan dengan Ibu Septi melaksanakan perjalanan dinas ke Banjarmasin, beliau mengajak warga IP Kalsel bertemu. Pertemuan itu terjadi di aula salah satu member bernama Mbak Chairunnisa. Saat itulah secara resmi IP Kalsel diresmikan oleh Ibu Septi.
Ibu Profesional Regional Kalsel dari masa ke masa rutin mengadakan kegiatan, baik online maupun offline yang bervariasi. Kegiatan-kegiatan yang telah berjalan saat ini seperti kegiatan selama Ramadan (Quote Ramadan, Tahsin Ramadan, dan lainnya), Halal Bihalal Pengurus, Bingka (Bincang Bermakna), Milad dan Selebrasi, serta Kopdar Member.
IP Kalsel juga berkontribusi melaksanakan event-event nasional dari IP Pusat seperti FestPPim (Festival Perempuan Pemimpin) dan yang sebentar lagi akan dilaksanakan sekitar bulan Agustus even Bergema (Bermain Bergerak Bersama).
Dikatakan Dewi, siapa saja boleh bergabung ke dalam komunitas IP Kalsel asalkan seorang perempuan, apakah dia calon ibu atau ibu yang memiliki semangat kuat untuk belajar lebih baik melalui Ibu Profesional dan berdomisili di Kalsel.
“Menyosialisasikan komunitas ini kepada masyarakat umum, IP Kalsel menggunakan sosial media aktif yaitu Instagram, Facebook, Youtube, dan sempat menggunakan Anchor/Spotify untuk menebarkan informasi-informasi yang bermanfaat,” katanya.
Informasi bermanfaat itu bisa berupa konten bermanfaat maupun sesi diskusi atau sharing secara live. Selain itu, masyarakat umum bisa mengenal IP Kalsel melalui kegiatan regional yang pesertanya terbuka untuk umum.
Nilai dan etika yang dijunjung tinggi anggota komunitas ini yaitu Core Value IP; Belajar, Berkembang, Berkarya, Berbagi, dan Berdampak. Ibu Profesional juga memiliki aturan khusus sebagai acuan dalam berperilaku (beretika) yang berlaku di seluruh regional yang disebut COC (Code Of Conduct).
Member IP Kalsel merasa dengan adanya komunitas IP Kalsel mereka memiliki tempat untuk menimba ilmu-ilmu yang bermanfaat di luar pendidikan formal. Ilmu dan pengalaman yang didapatkan di Ibu Profesional mampu mengubah mindset dan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari serta bisa dipraktekkan sehingga memiliki dampak baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat Indonesia, bahkan untuk dunia.
Dengan bergabung di IP Kalsel, member memiliki banyak jejaring pertemanan yang tidak hanya warga Banua asli tetapi juga perantau yang berdomisili di Kalimantan Selatan.
Tantangan terbesar dalam berkegiatan salah satunya perbedaan wilayah dengan jarak yang jauh satu dengan lainnya. Sehingga untuk kegiatan offline hingga saat ini masih terpusat dilaksanakan di seputaran Banjarbaru dan Banjarmasin dengan jumlah member yang cukup banyak di kedua wilayah tersebut.
Kegiatan member IP Kalsel yang lainnya yaitu mengikuti program dari pusat antara lain mengikuti berbagai jenjang perkuliahan di IIP (Institut Ibu Profesional) yang terdiri dari kelas Akar Ibu, Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, dan Bunda Saliha.
Ada member yang aktif dalam kegiatan Kampung Komunitas, ada yang aktif dalam berbagai program inovasi dari pusat seperti KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional), SIP (Sahabat Ibu Pengusaha), Ipedia, Ibu Inklusif, dan masih banyak yang lainnya.
Kontribusi untuk daerah atau kalangan tersendiri, IP Kalsel membawa karakteristik Banua misalnya dengan bapantun dalam bahasa Banjar yang khas dalam berbagai kegiatan, mengangkat nama-nama kuliner khas Banjar sebagai akronim dalam program regional, serta memakai batangkuluk dan kain sasirangan sebagai identitas orang Banua. Langkah tersebut untuk mengenalkan khazanah Banua ke masyarakat luas serta untuk melestarikannya. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
---
Terus Belajar Menyiapkan Masa Depan
IP Kalsel baru saja mengadakan Milad Ke-10 dan Selebrasi Ibu Profesional Kalimantan Selatan dengan tema Semakin Kuat Bersama dan mengusung judul acara: Fun, Grow, Impact : 1 Dekade Ibu Profesional Kalimantan Selatan.
Event ini dilaksanakan, Minggu, 24 Mei 2026 mulai pukul 09.00 - 13.30 Wita, bertempat di Aula Amanah Borneo Park Banjarbaru. Pesertanya yaitu member IP Kalsel dihadiri 25 member dari Banjarmasin dan Banjarbaru.
Pesertanya yaitu member IP Kalsel, dihadiri 25 member / Ibu dari Banjarmasin dan Banjarbaru. Even tersebut bertujuan untuk menguatkan bonding dan semangat antar member. Even dikemas dalam dua sesi semi formal dan non formal (gathering). Dimulai dengan ice breaking yang seru oleh MC Mbak Sry, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Mbak Oki dan Sekretaris Regional IP Kalsel Mbak Dewi).
Harapan Mbak Oki untuk IP Kalsel agar semakin solid, maju, dan semakin berdampak bagi member dan lingkungan sekitarnya. Pesan menyentuh dari Mbak Dewi agar member IP Kalsel terus percaya pada proses diri, pada potensi yang Allah titipkan, dan pada langkah-langkah kecil yang sedang dieprjuangkan. Karena perempuan yang terus belajar, adalah perempuan yang sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik.
Kemudian masuk sesi pengalungan medali dan pembagian sertifikat kelulusan bagi para mahasiswi yang telah lulus di setiap kelasnya. Dari total 21 mahasiswi lulus di tahun 2024 dan 2025, hanya 10 mahasiswi yang bisa hadir selebihnya berhalangan. Prosesi selebrasi berlangsung bahagia dan hangat. Diikat maknanya dengan foto dengan seluruh member yang hadir. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kegiatan-Ibu-Profesional-Kalsel.jpg)