Selebrita

Anisa Bahar dan Ratu Meta Datangi Kantor Polisi, Kasus Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Diusut

Anisa Bahar dan Ratu Meta datangi kantor Polisi, usut dugaan penipuan mantan teman akrab.

Tayang:
Editor: Achmad Maudhody
Instagram anisa_bahar_new
USUT KASUS PENIPUAN - Kolase pedangdut Anisa Bahar (arsip 2024). Anisa Bahar dan Ratu Meta datangi Polres Metro Tangerang Selatan, Senin (20/4/2026). Dugaan penipuan diusut. 

Berdasarkan Pasal 484, 486, dan 492 KUHP, terlapor terancam hukuman pidana yang cukup berat.

"Ancaman hukumannya empat tahun penjara," pungkas Ferry Aswan.

Pihak kepolisian kini tengah mendalami keterangan tambahan dari para saksi korban untuk memperkuat konstruksi hukum kasus ini.

Publik pun menanti apakah NF akan menyerah dan mengembalikan dana para korban atau memilih beradu nasib di pengadilan.

Awal Mula Dugaan Penipuan

Diberitakan sbeelumnya, pedangdut Ratu Meta dan Anisa Bahar mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh teman sendiri berinisial NF dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Selatan.

Ratu Meta mengakui dirinya melibatkan Annisa Bahar, bermula karena ingin membantu NF yang tengah kesulitan biaya untuk membeli tiket pesawat.

“NF ini telepon saya nangis-nangis minta tolong dicarikan uang buat beli tiket,” ujar Ratu Meta bersama Anisa Bahar di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (7/4/2026).

"NF ini dia punya usaha travel gitu dan aku sudah kenal lama sama dia," sambungnya.

Meta yang iba dan turut merasakan kesedihan NF, langsung membantu mengirimkan uang sebesar Rp 25 juta. Namun, menurut NF, uang itu masih kurang. 

"Aku gak tegaan akhirnya aku bantu. Aku sudah kirim ke dia, terus pinjam Anisa Bahar dikirimkan sama Anisa Rp 100 juta dan Dini Vitri Rp 50 juta," ucapnya.

"Saya percaya karena dia bilang akan kembalikan uang itu satu minggu kemudian," tambahnya.

"Kenapa aku mau? Karena aku gak tau buat travel. Karena percaya sama Meta ya aku transfer aja Rp 100 juta," timpal Anisa Bahar.

Setelah satu minggu, bukannya membayar, NF justru menghilang tanpa jejak.

Ditunggu sampai November 2025 lalu, terduga pelaku pun tidak menunjukkan itikad baiknya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved