TOPIK
PPDB 2019
-
Sementara, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Yazidie Fauzi menyoroti seleksi PPDB
-
Hanya saja di tengah keceriaan siang itu, justru kecemasan masih dirasakan sejumlah wali atau orangtua siswa yang semula dinyatakan lulus via online.
-
Bahkan tak tanggung-tanggung, dari kuota 214 siswa, SMAN 4 Banjarmasin kebanjiran pendaftar pemegang KIP yakni sebanyak 121 pendaftar atau 50 persen
-
Menanggapi masalah ini, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fauzi, menyatakan pihaknya tak bisa berbuat banyak.
-
Kabid SMK Disdik Kalsel, Syamsuri, menjelaskan lolosnya para pemegang KIP berdasarkan Permendikbud.
-
M Nasir, orangtua peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi, terlihat lesu saat keluar dari Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi
-
Sedangkan Kadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto saat dikonfirmasi terkait masih banyaknya sekolah yang terpenuhi kuota siswa
-
Tidak hanya SMPN 29 Banjarmasin, kondisi sama juga dialami SMPN 13 Banjarmasin atau yang berada di lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara
-
Mengenai sedikitnya calon siswa yang mendaftar di SMPN 29, Wakil Kurikulum sekolah, Fatmi Nastiti saat dikonfirmasi, Minggu (7/7)
-
Kabid Bina SMP Kota Banjarmasin, Sah Nan saat dikonfirmasi terkait kekurangan siswa yang dialami sejumlah sekolah di Banjarmasin tidak menampiknya
-
Hasil kelulusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMP Negeri di Kota Banjarmasin akan diumumkan hari ini, Senin (8/7).
-
Memperkirakan banyak pendaftar yang bakal tidak lulus di SMAN, SMA Korpri Banjarmasin lakukan strategi jemput bola untuk mendapatkan siswa.
-
Duka dirasakan Yudi, warga Banjar Raya Kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.
-
Sejumlah pihak yang berwenang baik di SMAN 2 Banjarmasin maupun di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan tak berhasil dikonfirmasi.
-
Polemik mengenai lulus tidaknya sekitar 30 pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi di SMAN 2 Banjarmasin membuat lembar
-
Masalah serupa dialami Syahrazi. Anaknya tidak lulus di SMAN 1 Banjarmasin yang melakukan peneriman berdasarkan zonasi.
-
Menanggapi hal ini, Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Dr Syahrir, menyatakan pihaknya memang memberikan kuota sebesar 20 persen untuk siswa pemegang KIP.
-
Menjelang tengah hari, setelah melihat pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Banjarmasin
-
Sedang Kepala SMAN 1 Kandangan Herniyati Handayani mengatakan sistem zonasi tidak memengaruhi penerimaan siswa baru sekolahnya.
-
Ada orangtua yang protes karena anaknya tidak diterima padahal tempat tinggalnya masuk di dalam zonasi.
-
Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Pelaihari, Muhammad Saufi, mengatakan ada 324 orang dari 400 pendaftar yang diterima.
-
Wakasek Humas SMAN 2 Banjarmasin, Yudo Sasongko, juga mengaku heran mengetahui masalah ini.
-
Siti Noor Habibah, warga Kompleks Purnawirawan Kecamatan Banjarmasin Tengah, gembira bukan kepalang, Jumat pagi.
-
Suka duka terlihat di sejumlah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) saat melihat pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019
-
Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sunjono proses PPDB tahun 2019 ini dianggapnya tidak sesulit dibayangkan
-
Berbeda lagi dengan seorang perempuan yang mengaku wali pendaftar bernama Farel.
-
Eka tampak seksama memperhatikan layar komputer di salah satu meja panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN 1 Banjarmasin, Selasa (2/6) siang
-
Itu karena SMAN 1 Pelaihari masih dianggap sebagai sekolah favorit di Kota Tuntung Pandang ini.
-
Kepala SMAN 4 Banjarbaru, Finna, bersyukur sekolahnya diminati masyarakat terutama di Kecamatan Lianganggang dan Landasanulin.
-
Kasus tertolaknya Syarif, pelajar asal Desa Banyu Irang Kecamatan Batibati Kabupaten Tanahlaut, saat mendaftar di SMAN 3 Banjarbaru
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved