Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Terjebak Polisi yang Menyamar, Pemilik Sabu dari Haurgading Ini Terancam Belasan Tahun Penjara

Berbagai modus dilakukan para pelaku kejahatan penyalahgunaan narkoba, dalam menyembunyikan barang buktinya.

Terjebak Polisi yang Menyamar, Pemilik Sabu dari Haurgading Ini Terancam Belasan Tahun Penjara
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, pada press release Selasa (9/1/2018) siang ini menjelaskan, sebelum menemukan empat paket sabu dalam bungkus plastik kecil tersebut, terlebih dahulu ditemukan satu paket, di tangan tersangka, saat anggota Satresnarkoba menyamar sebagai pembeli. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Berbagai modus dilakukan para pelaku kejahatan penyalahgunaan narkoba, dalam menyembunyikan barang buktinya.

Namun, upaya mereka lebih sering gagal, karena aparat kepolisian cukup teliti menemukannya.

Seperti dilakukan R (38). Warga Desa Haur Gading Kecamatan Batangalai Utara, Hulu Sungai Tengah ini, menyimpan empat paket sabu yang dia simpan di tutup toples dan diletakkan di bawah Karpet kamarnya.

Satuan Reserse Narkoba Polres HST berhasil menemukannya, saat penggeledahan di rumahnya, Senin malam pukul 23.00 wita.

Baca: Ngeri! Lebah Ganas yang Keluar dari Pemakaman Serang Kawasan Perumahan Samarinda, 1 Meninggal

Baca: Dibacakan Putranya, di Tahanan Mako Brimob Ahok Tulis Surat Mengharukan untuk Vero, Begini Isinya

Baca: Tak Hanya Melibatkan Polisi, Perampokan Uang Bank Mandiri Juga Seret Oknum TNI, Begini Kronologisnya

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, pada press release Selasa (9/1/2018) siang ini menjelaskan, sebelum menemukan empat paket sabu dalam bungkus plastik kecil tersebut, terlebih dahulu ditemukan satu paket, di tangan tersangka, saat anggota Satresnarkoba menyamar sebagai pembeli.

"Saat itu tersangka sedang berada di depan rumahnya. Kemdian dilakukan penggeledahan di dalam rumah, ditemukan empat paket lagi, sehingga totalnya lima paket," jelas Kapolres.

Adapun berat kotor sabu yang ditemukan, dari lima paket tersebut sebesar 1,31 gram.

Baca: Kisah Raja Pagatan dalam Sejarah Perjalanan Kerajaan Banjar

Baca: Inilah Warisan Kerajaan Pagatan yang Masih Dipertahankan Turun Temurun

"Kami juga menyita telepon genggam, satu tutup toples merek ultima II dan uang tunai Rp 40 ribu yang diduga hasil transaksi,"jelas Kapolres.

Mengenai asal barang dan pemasoknya, kapolres menyatakan masih dalam pengembangan penyidikan.

Untuk dugaan tindak pidana tersebut, tersangka dijerat pasal 114 sub pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved