Berita Nasional

Ingin Seperti Polri, TNI Berharap Ada Aturan Tentara Aktif Bisa Kembali Berdinas Jika Kalah Pilkada

Pernyataan anggota Polri masih bisa kembali berdinas setelah kalah Pilkada, disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Ingin Seperti Polri, TNI Berharap Ada Aturan Tentara Aktif Bisa Kembali Berdinas Jika Kalah Pilkada
Tribunnews.com
Letjen Edy Rahmayadi mundur dari jabatan Pangkostrad dan pensiun dari militer karena mencalon jadi bakal calon Gubernur Sumatera Utara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Mohamad Sabrar Fadhilah berharap institusinya juga bisa menerapkan kebijakan yang sama terhadap anggota TNI yang ikut pilkada. Pasalnya anggota Polri aktif yang kalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) boleh kembali berdinas,

"Secara pasti saya belum tahu apakah ada aturan tentang itu yang hitam putih, tentu sebagai prajurit TNI, saya ingin sama dengan kepolisian, terutama bagi yang masih panjang masa dinasnya," ujar Kapuspen kepada wartawan di Mabes TNI. Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2017).

Pernyataan anggota Polri masih bisa kembali berdinas setelah kalah Pilkada, disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal  Tito Karnavian.

Sementara anggota Polri yang maju di Pilkada adalah Irjen Pol Anton Charliyan, Irjen Pol Safaruddin, dan Irjen Pol Murad Ismail. Sementara anggota TNI yang maju, adalah Pangkostrad, Letjend TNI. Edy Rahmayadi.

Pangkostrad sendiri, baru akan diserahterimakan jabatannya pada Senin (15/1/2018) depan.

Baca: Tito Karnavian Minta 3 Jenderal dan 7 Perwira Polisi yang Ikut Pilkada Mundur dari Kepolisian

Letjen TNI Edy Rahmayadi menyerahkan jabatan tersebut setelah ia mengajukan surat pengunduran diri, dalam rangka berpartisipasi di Pilkada.

Ia seharusnya pensiun paling cepat tahun depan, jika tidak mengundurkan diri dari dinas TNI.

Kadispen menyebut akan sangat disayangkan jika ada Perwira Tinggi (Pati) TNI yang kalah dalam pilkada dan tidak bisa melanjutkan masa baktinya di TNI.

Terlebih jika perwira tinggi itu sejatinya punya masa jabatan yang masih panjang.

"Ya artinya tadi, saya katakan tidak hitam putih, artinya sebagai sesama kolega, kami melihat kalau yang tidak bisa melanjutkan, itu banyak hal yang jadi pertimbangan kita, sudah tidak berdinas, tidak ada tepat lain dan seterusnya," katanya. (*)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com berjudul: TNI Berharap Ada Aturan Tentara Aktif Bisa Kembali Berdinas Jika Kalah Pilkada

Panglima Kostrad Letjen Edy Rahmayadi ditemui di sela acara bakti sosial kesehatan yang diselenggarakan TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (28/9/2017).
Panglima Kostrad Letjen Edy Rahmayadi ditemui di sela acara bakti sosial kesehatan yang diselenggarakan TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (28/9/2017). (Kompas.com/Fachri Fachrudin)
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help