Ekonomi dan Bisnis

Tak Ada Sentimen Positif, Rupiah Sentuh Level Rp 14.212 per Dolar AS

Gerak nilai tukar rupiah di awal perdagangan Kamis (24/5/2018) menunjukkan penguatan ke level Rp 14.192 per dolar AS

Tak Ada Sentimen Positif, Rupiah Sentuh Level Rp 14.212 per Dolar AS
tribun jabar
Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di Bank Mutiara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali melemah. Di awal perdagangan Kamis (24/5/2018) menunjukkan penguatan ke level Rp 14.192 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya Rp 14.209 per dolar AS. Namun, penguatan tersebut tidak berselang lama.

Bloomberg mencatat, rupiah bergerak variatif hari ini. Bahkan, mata uang garuda sempat menyentuh level Rp 14.212 per dolar AS.

Bloomberg mengestimasikan, day range rupiah berada di kisaran Rp 14.188 hingga Rp 14.213 per dolar AS. Pelemahan rupiah sejak awal tahun tercatat sebesar 4,85 persen.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pergerakan Rupiah kembali melemah seiring dengan terapresiasinya dolar AS.

Baca: Menteri BUMN Belum Mau Ungkapkan Harga Pembelian Saham Rio Tinto di Freeport

Meningkatnya laju nilai tukar dolar AS terjadi setelah adanya rilis data ekonomi Zona Eropa yang mengindikasikan melambatnya aktivitas bisnis di kawasan tersebut.

Sementara itu, kata Reza, dari dalam negeri, belum adanya sentimen yang secara positif signifikan mampu mengangkat Rupiah.

Adanya pernyataan menenangkan dari Menteri Koordinator Bidang Maritim RI Luhut Binsar Pandjaitan yang menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang sudah menyentuh Rp 14.200 per dolar AS tak perlu dikhawatirkan kurang cukup menahan pelemahan yang terjadi.

“Pergerakan variatif pun dimungkinkan kembali terjadi,” kata Reza.

Ia memprediksi, laju Rupiah akan bergerak pada kisaran support Rp 14.215 dan resisten Rp 14.190 per dolar AS.

(Penulis: Syahrizal Sidik)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bergerak Variatif, Rupiah Sentuh Level Rp 14.212 per Dolar AS,


Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help