Kriminalitas Kalteng

Siswa Narkoba Palangkaraya Ngaku Siswa Buangan, 'Paket 100 Ribu Pakai Bareng-bareng'

Hal itu terungkap, ketika Penyidik BNN Kota Palangkaraya, melakukan introgasi terhadap tiga orang siswa

Siswa Narkoba Palangkaraya Ngaku Siswa Buangan, 'Paket 100 Ribu Pakai Bareng-bareng'
faturahman
Urin tiga siswa ini saat di periksa BNN mengandung amphitamin atau sabu. 

BANJARMASINPOST CO.ID, PALANGKARAYA - Terungkapnya tiga pelajar di salah satu SLTA di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang mengonsumsi narkoba jenis Amphitamin atau Sabu, buka suara dan mengatakan ada pengguna di sekolah lain yang juga sering makai.

Hal itu terungkap, ketika Penyidik BNN Kota Palangkaraya, melakukan introgasi terhadap tiga orang siswa yang positif menggunakan narkoba jenis sabu di sekolah yang dilakukan oleh BNN setempat.

Baca: Kumpulan Kata-kata Selamat HUT RI ke-73 untuk Ucapan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018

Dikatakan, tiga pelajar laki-laki dengan inisial, AA, WK dan ML mengungkapkan, yang positif mengonsumsi sabu-sabu ini mengatakan, mereka adalah pindahan dari sekolah negeri yang "dibuang" kesekolah swasta.

"Kami ini siswa pindahan dari sekolah negeri, dulu memang sering makai sabu bareng saat kumpul- kumpul di rumah adat wisata yang ada di kompleks pameran di Temanggung Tilung , saat belajar bolos dan kumpul di sana," ujar AA salah satu pelajar.

Baca: 15 Kutipan (Quotes) Soekarno Cocok Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan (HUT ke 73 RI) 17 Agustus 2018

Dikatakan, sabu yang didapat dari seorang penjual yang ada di kawasan puntun atau rindang banua bantaran Sungai Kahayan. "Harganya murah saja, paket kecil Rp100 ribu,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Palangkaraya, M Soedja'i , Jumat (17/8/2018) mengatakan, pihaknya akan melakukan tes urin lagi di sekolah lain selain sekolah swasta juga akan dilakukan di sekolah negeri.

"Mereka ini adalah anak-anak bangsa yang harus di jaga, jangan sampai mereka rusak akibat pergaulan yang tidak benar, makanya harus tetap di awasi oleh orang tuanya dan guru," ujarnya.

Baca: Ini Tata Cara dan Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap Beserta Artinya Saat Idul Adha 10 Dzulhijjah

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Slamet Winaryoz mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak sekolah yang didalamnya ada siswa menggunakan narkoba tersebut untuk penanggulangan kedepan agar anak-anak yang lain tidak terpengaruh dan siswa fokus untuk belajar.

"Nanti akan kami panggil pihak sekolah untuk dimintai penjelasannya,"ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help