Berita Tanah Laut

Ditemukan Pasien Rubella, Dinkes Tanahlaut Tak Berlakukan Status KLB

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut ternyata sudah menerima hasil pengecekan darah pasien yang diduga terinfeksi virus Rubella.

Ditemukan Pasien Rubella, Dinkes Tanahlaut Tak Berlakukan Status KLB
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Mata siswa kelas VI C di SDN 4 Angsau itu terpejam selama proses imunisasi Campak dan Rubella disuntikkan petugas, Jumat (3/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut ternyata sudah menerima hasil pengecekan darah pasien yang diduga terkena penyakit Rubella dan Campak Desa Ranggang Kecamatan Takisung.

Hasil dari pengecekan laboratorium dari Surabaya, Jawa Timur itu sudah diterima dua pekan lalu. Pasien yang diambil darahnya positif terinfeksi penyakit Rubella dan sebagian kecil penyakit Campak di Desa Ranggang Kecamatan Takisung.

Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Pahimah mengatakan sejak Januari 2018 hingga pertengahan September ini, penderita yang dicurigai sebanyak 32 penderita.

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 - Ginting vs Lin Dan & Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Jepang

Baca: Atlit 29 Perguruan Tinggi Kalsel Bertarung di Komda Kasel 2018

Hasilnya hanya 2 orang positif penyakit Campak, 11 orang penderita Rubella, 6 orang bukan Campak dan bukan Rubella, 3 orang samar atau tidak jelas dan 10 orang belum diperiksa.

"Khusus di Desa Ranggang Kecamatan Takisung itu ditemukan 9 terduga setelah dicek darahnya, tujuh anak penderita Rubella dan dua anak negatif penderita Rubella dan Campak," katanya.

Sasaran kampanye imunisasi MR di Kabupaten Tanahlaut sebanyak 92.769 orang. Capaiannya hanya 39.967 atau sekitar 43 persen.

Pahimah mengatakan belum semua lembaga pendidikan di Kabupaten Tanahlaut itu, bersedia anak didiknya diimunisasi.

"Petugas mendatangi sekolah. Tapi anak didiknya tidak berada di sekolah itu juga kendala kampanye imunisasi MR," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Antonius Jaka mengatakan kegiatan kampanye imunisasi MR terus dilakukan pihaknya, termasuk mengecek dua santri asal Pelaihari yang terjangkit rubella dan campak dari pondok pesantren di Kota Banjarbaru.

Baca: [NEWSVIDEO] Kebakaran Lahan Dekati Permukiman Warga Lianganggang

Antonius Jaka juga akan mengecek tenaga medis di lingkungan Dinas Kesehatan yang diduga tidak mendukung kampanye imunisasi MR di Kabupaten Tanahlaut.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanahlaut, H Rusdu Helmi mengatakan sudah melayangkan surat kepada madrasah fi lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanahlaut.

Surat itu, ungkap Rusdi Helmi sebagai tindaklanjut dari surat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel yang turut mendukung kampanye imunisasi MR. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved