Wanita Tergemuk di Kalteng

Ucapkan Terima Kasih Istrinya Jalani Dapat Perawatan dan Operasi, Suami Titi Wati Berharap ini

Edi, suami Titi Wati, penderita obesitas dengan berat badan mencapai 220 kilogram berharap agar istrinya bisa kembali normal seperti orang kebanyakan.

Ucapkan Terima Kasih Istrinya Jalani Dapat Perawatan dan Operasi, Suami Titi Wati Berharap ini
tribunkalteng.co/fathurahman
Edi, suami Titi Wati, pasien kasus obesitas dengan bobot 220 kilogram di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Edi, suami Titi Wati, penderita obesitas dengan berat badan mencapai 220 kilogram berharap agar istrinya bisa kembali normal seperti orang kebanyakan.

Dia mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan dari Pemprov Kalteng dan Pemko Palangkaraya yang selama ini memberikan bantuan pembiayaan terhadap istrinya selama dirawat di rumah sakit.

Edi yang selama ini bekerja sebagai pekerja serabutan, mengharapkan agar kondisi tubuh istrinya bisa normal kembali, dan bisa beraktivitas seperti ibu rumah tangga umumnya.

"Selama ini kami dibantu oleh Pemprov Kalteng dan Pemko Palangkaraya, untuk biaya berobat di rumah sakit maupun biaya akomodasi dan transportasi selama perawatan istri di rumah sakit," ujar Edi.

Baca: Perbandingan Kasus Prostitusi Online Artis Vanessa Angel, Nikita Mirzani Hingga Faye Nicole Jones

Baca: Operasi Pengecilan Lambung Ditangani Belasan Dokter, Istri Gubernur Kalteng Kunjungi Pasien Obesitas

Baca: Sosok Ini Bikin Ustadz Abdul Somad Tertawa Terbahak-bahak Ketika Sedang Berada di Mekkah

Baca: Respons Tompi Saat Pidato Kebangsaan Prabowo Jelang Pilpres 2019 Singgung Gaji Dokter

Baca: Lucinta Luna Ngaku Chatting dengan Fatih Seferagic, Ini Penjelasan sang Hafidz Internasional

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng, HM Asera mengatakan, pemerintah selayaknya juga memberikan dana kepada pihak keluarga berupa uang, karena selama menjaga Titi dirwat di RS, suaminya Edi, tidak bekerja.

"Harusnya yang dibantu itu bukan hanya untuk biaya rumah sakit, termasuk biaya hidup untuk anak dan suami yang belum bisa mencari nafkah untuk merawat Titi, pemasukan tidak ada," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved