Pileg 2019

Pertarungan Sengit di Dapil Kalimantan Selatan I, dari Ian Kasela hingga Sultan Banjar

Setiap partai saling beradu strategi memperkenalkan caleg jagoannya, mulai dari sosok petahana, birokrat, figur publik, hingga keturunan bangsawan

Pertarungan Sengit di Dapil Kalimantan Selatan I, dari Ian Kasela hingga Sultan Banjar
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Para relawan pelipata surat suara untuk Pemilu 2019 nampak sibuk melaksanakan tugasnya di Kantor KPU Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Adu popularitas calon anggota legislatif tingkat DPR akan berlangsung ketat di daerah pemilihan Kalimantan Selatan 1.

Setiap partai saling beradu strategi memperkenalkan caleg jagoannya, mulai dari sosok petahana, birokrat, figur publik, hingga keturunan bangsawan. Mereka yang sudah populer ini memiliki basis massa yang luas.

Tahun ini sudah terdaftar 77 caleg dari 14 parpol yang akan memperebutkan enam kursi DPR di dapil yang terdiri atas delapan kabupaten ini.

Delapan kabupaten tersebut adalah Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Banjar.

Semua caleg terpilih pada periode lalu kembali mencalonkan diri pada pileg tahun ini. Mereka adalah Ahmadi Noor Supit dan Bambang Heri Purnama dari Partai Golkar, Zainul Arifin Noor dari PKB, Habib Aboe Bakar Alhabsyi dari PKS, Saiful Rasyid dari Partai Gerindra, dan Syaifullah Tamliha dari PPP.

Baca: Luna Maya Kepergok Makan Bareng Faisal Nasimuddin di Malaysia, Usai Dapat Kode dari Mertua

Baca: Unggah Foto Syahrini Berbalut Kebaya Anggun, Keluar Kata Romantis dari Mulut Reino Barack

Baca: Jemaah Haul Guru Sekumpul Kian Banyak Berdatangan, Begini Lalu Lintas Jalan A Yani Martapura

Di antara enam nama tersebut, Habib Aboe Bakar Alhabsyi merupakan caleg paling senior karena empat kali berturut-turut terpilih menjadi anggota DPR sejak tahun 1999.

Sebaliknya, Bambang Heri merupakan anggota DPR yang baru dilantik tahun 2017 menggantikan Indro Hananto.

Eksistensi petahana diadu oleh popularitas pendatang baru. Caleg-caleg baru tersebut berasal dari jalur birokrat, figur publik, dan bangsawan. Dari kalangan birokrat ada Sultan Khairul Saleh, calon dari PAN. Sultan merupakan mantan Bupati Banjar selama dua periode sejak tahun 2005.

Kemudian ada vokalis grup band Raja, Ian Kasela. Bersama Dandiansyah, petahana dari dapil Kalsel 2, Ian diusung PDI-P. Ada juga Pangeran Iberahim dari PBB yang merupakan keturunan dari Kerajaan Banjar atau sering disebut pagustian.

Pertarungan internal para caleg dari partai berlambang pohon beringin di dapil Kalsel 1 ini menarik untuk diikuti. Apakah Partai Golkar akan tetap berjaya mendulang suara dalam pemilu tahun ini.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved