Curhat Sipir Cantik Penjaga Penjara

Sering Digoda dan Jadi Pusat Perhatian, Sipir Cantik Lapas Banjarbaru Sendirian Jaga & Tanpa Hp Lagi

Tampak elegan saat para sipir cantik itu berjalan dari satu ruang ke ruang lain di Lapas Banjarbaru. Tentunya jadi pusat perhatian saat mereka melengg

Sering Digoda dan Jadi Pusat Perhatian, Sipir Cantik Lapas Banjarbaru Sendirian Jaga & Tanpa Hp Lagi
Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan
Ain, Lintang, Yola dan Desy. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tampak elegan saat para sipir cantik itu berjalan dari satu ruang ke ruang lain di Lapas Banjarbaru. Tentunya jadi pusat perhatian saat mereka melenggang bak seorang pramugari ketika bertugas.

Sapaan yang menggoda sekedar becanda kerap dilontarkan sesama rekan sipir lelaki mereka sambut dengan ramah dan senyuman, juga jadi perhatian para napi yang lagi bekerja sebagai tamping.

Para sipir cantik ini tidak risih dipanggil ibu, walau secara status mereka masih muda usia dan belum menikah. Bahkan napi perempuan yang lebih tua usia juga memanggil ibu kepada mereka.

Desy, Yola, Ain, dan Lintang sosok muda dari sekian banyak sipir perempuan di Lapas Banjarbaru. Di balik seragam dan tugas pokok serta fungsi mereka juga layaknya seperti perempuan usia muda lainnya.

Baca: Ritual Sipir Cantik Berstatus Single saat Jaga Puluhan Napi Lapas Banjarbaru di Malam Hari

Desy Nuraliza Rizky, berasal dari Pelaihari, Tanahlaut.
Desy Nuraliza Rizky, berasal dari Pelaihari, Tanahlaut. (Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan)

Mereka senang bermedia sosial, namun aturan di Lapas harus mereka patuhi yakni tak boleh main handphone selama tugas.

Ya, Lapas Banjarbaru yang kondusif dan bersih dari telepon genggam dan narkoba sesuai petunjuk Dirjenpas. Begitu jam tugas handphone disimpan di loker penitipan HP, one man on locker.

Baca: Sempat Merasa Seram di Penjara, Sipir Cantik Ini Juga Rela Lepaskan Hal ini Demi Si Napi

Lintang Retty Dewi, berasal dari Pelambuan Banjarmasin
Lintang Retty Dewi, berasal dari Pelambuan Banjarmasin (Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan)

Guna mencegah terjadinya penyelahgunaan HP oleh WBP. Bayangkan saat kena jam jaga malam, berjam-jam mereka bisa tak sentuh handphone. Sementara mata harus tetap terjaga, sehingga untuk usir rasa jenuh diatasi dengan cara rajin bekerja saja sehingga aktivitas selalu stabil.

Inggit Fitria Yolasari Rohmah
Inggit Fitria Yolasari Rohmah (Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan)

" Harus selalu terjaga jangan ngantuk saat jaga. Ga bisa main handphone kan dititipkankan di loker. Kalau ngantuk dibawa patroli saja, atau berbaur dengan warga binaan namun tetap dalam batas aturan. Paling sekedar mendengarkan curhatan mereka, ada yang tanya kapan bebas , ya kita jawab saja agar mereka menjalani masa tahanan dengan kegiatan yang positif," ucap Lintang.

Ain mengatakan tidak ada ketentuan warga binaan harus tidur malam jam berapa, yang jelas bisa tertib dan tidak bikin gaduh.

Hurul Ain bertugas di Lapas Banjarbaru
Hurul Ain bertugas di Lapas Banjarbaru (Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan)

"Kadang warga binaan di blok wanita namana mereka wanita suka ngerumpi, jadi sampai jam tengah malam itu masih ngerumpi mereka di kamar tahanan. Ya tak masalah asal tidak gaduh, kalau sudah terlalu berisik baru kita ingatkan karena kasihan warga binaan lain yang lagi istirahat," kata Ain.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved