Pilpres 2019

Head to Head Pilpres 2019 di Sumut, Ini Peluang Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi, Siapa yang Kuat?

Head to head pasangan calon presiden atau pilpres 2019 dan calon wakil presiden atau cawapres 2019 nomor urut 01 maupun 02 di Sumatera Utara (Sumut)

Head to Head Pilpres 2019 di Sumut, Ini Peluang Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi, Siapa yang Kuat?
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin beserta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjabat tangan setelah debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEDAN - Head to head pasangan calon presiden atau pilpres 2019 dan calon wakil presiden atau cawapres 2019 nomor urut 01 maupun 02 di Sumatera Utara (Sumut) bakal seru

Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi mengatakan, berdasarkan hasil survei internal dan eksternal dan hasil telaahnya, kedua pasangan capres dan cawapres memiliki peluang yang sama untuk menang di Sumut.

Namun, celah yang harus disikapi dan diatur strateginya oleh kedua kubu hingga 17 April nanti, terutama untuk tim sukses, salah satunya adalah swing voters.

Kalau dirata-ratakan secara statistik, menurutnya Jokowi-Maruf Amin unggul sedikit dibanding Prabowo-Sandiaga. Namun, ini tidak menjadi jaminan menang.

"Harusnya sebagai petahana, Jokowi unggul mutlak, paling tidak di atas 60 persen. Tapi hasil survei tidak segitu, paling kalau dia unggul hanya 50 persen. Anggap saja ini berimbang, tinggal celah itu," kata Agus.

Baca: Heboh Video Surat Suara Tercoblos Atas Nama Capres Ini di Malaysia, KPU Datangi Negara Jiran

Baca: Penyebab Ustadz Abdul Somad Pilih Prabowo di Pilpres 2019, Ini 5 Bahasan Pertemuan UAS-Prabowo

Baca: Tangis Prabowo Subianto Terima Barang Ini Dari Ustadz Abdul Somad Saat Dialog Ekslusif TV One

Di Sumut, swing voters berada di angka 16 sampai 17 persen dan akan bermain di detik-detik terakhir. Dia menilai kesempatan ini yang harus diambil kedua kandidat untuk mendongkrak elektabilitas.

Tinggal bagaimana kerja tim sukses untuk menarik simpati pemilih. Soal gelar, marga dan basis massa di pantai barat, menurut Agus, tidak akan berpengaruh banyak.

Untuk pantai barat, sebagian adalah basis Partai Gerindra, dan bagian lain basis PDI-Perjuangan.

"Kalau pantai barat kita ambil wilayah Tabagsel saja, ini kan, basis Gerindra. Taput sekitarnya sampai Kepulauan Nias ini wilayah PDI-P, jadi berimbang," ucapnya.


Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved