Doa Perdamaian

Perkenankan doa ikhlas para pengabdi di antara kami, hindarkan dari mereka doa yang diliput kepura-puraan dan dililit ketidakseriusan.

Editor: BPost Online

Oleh: KH Husin Naparin

SENIN, 27/7/2015, Kemenag dan Polda Kalsel mengadakan halalbihalal antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), tokoh agama, masyarakat dan pemimpin media se-Kalsel. Penulis bertugas memimpin pembacaan doa.

Inilah doanya, “Ya Allah, segala puji bagi Engkau yang telah menjadikan kami bangsa Indonesia, menempati zamrud khatulistiwa, ranah dan tanah, belahan bumi yang indah permai, Nusantara Indonesia, qith’atun minaljannah wudhi’at ala wajhil-ardhi, bagaikan sepotong sorga yang diletakkan di permukaan bumi.

Engkau limpahkan kepada kami SDA yang melimpah ruah, di darat dan di lautan bahkan di dalam perut bumi. Kami mohon ampun, jika sekiranya kami salah mengelolanya dan memanfaatkannya, sehingga ada di antara komponen bangsa ini yang mengeruknya bukan untuk kepentingan bangsa dan negeri ini, tetapi hanya untuk kepentingan pribadi dan golongan dan bahkan ada yang melarikannya ke luar negeri.

Ya Allah, Engkau anugerahkan kepada kami SDM yang kaya dengan bahasa, adat istiadat, karakter yang santun, lembut, pandai menghormati pihak lain, kendati berbeda agama dan keyakinan, rukun dan damai dalam “Bhinneka Tunggal Eka”; tetapi, kini muncul benih-benih perpecahan dan perseteruan, kekerasan di mana-mana.

Dengan rahmat-Mu, pertautkan kembali keretakan-keretakan yang ada ini, sehingga kami menjadi satu bangsa NKRI, utuh dalam kedamaian dan ridha-Mu, Baldah Thayyibbah Warabbun Ghafur.

Ya Allah, pada kesempatan ini kami ber-halalbihalal untuk menjalin silaturahmi, untuk menata negeri ini dan meniti kehidupan. Pertautkan kiranya hati kami, bukan hanya di bibir dengan untaian kata indah mohon maaf lahir batin, padahal tahsabuhum jam’aa waqulubuhum syatta, di kira bersatu tetapi bercerai di dalam hati, bukan ini Ya Allah. Engkau jua Yang Mahatahu akan getaran hati kami masing-masing pada saat ini, hunjamkan kasih sayang ke jiwa, benak, pikiran dan relung-relung hati yang paling dalam.

Ya Allah, Engkau hiasi dunia ini dengan lima tanaman: ilmunya para ulama dan cerdik cendekia, keadilan para pejabat dan penguasa, doa ahli ibadah, amanahnya pemegang kendali ekonomi, disiplin & dedikasinya para pekerja, petugas dan karyawan.

Tunjukilah para cerdik-cendikia dan para ulama kami dengan ilmu dan petuahnya, kiranya dapat membawa umat dan anak bangsa ini kepada kebaikan dan kebenaran, jauhkan hasad dan dengki dari mereka.

Jadikan para pemimpin dan pejabat menjadi pemimpin dan pejabat yang adil, bukan pemimpin dan pejabat yang hanya mengambil kesempatan, justru menambah penderitaan rakyat; bahkan menjadi backing kemaksiatan; jauhkan kezaliman dari mereka.

Perkenankan doa ikhlas para pengabdi di antara kami, hindarkan dari mereka doa yang diliput kepura-puraan dan dililit ketidakseriusan. Tumbuhkan kejujuran dalam diri para pengusaha dan pemegang kendali ekonomi di negara dan negeri ini dalam berusaha, enyahkan rakus dan tamak, loba dan serakah dari mereka, sehingga mereka berusaha betul-betul untuk kepentingan dan kebaikan anak bangsa; bukan hanya mengambil keuntungan dan kepentingan pribadi yang pandai memanfaatkan kesempatan di kala bangsa dalam kesempitan.

Bimbing para petugas, pegawai, karyawan dan pekerja kami, agar mereka mampu menegakkan kedisiplinan dan kesetiaan pada janji dalam memikul tugas dan tanggung-jawab, sehingga tidak menjadi petugas dan pekerja yang bekerja setengah hati dan suka menjilat.

Ya Allah, mohon Engkau pelihara bangsa dan negara ini dari petaka lahir dan batin, petaka lahiriyah berupa bencana apapun yang kami tidak mampu memikulnya, dan petaka batiniyah berupa perpecahan dan penyakit batin yang menggerogoti kedamaian dan dan keselamatan kami dalam hidup dan kehidupan ini.

Ihdinashshirathal-mustaqim,tunjukilah kami jalan lurus, yaitu jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai, dan bukan jalan orang-orang yang sesat. Amin. (*)

Tags
Fikrah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved