5 Kepala Daerah Paling Menyita Perhatian Selama 2015
Tak ada gading yang tak retak. Tak ada manusia yang sempurna. Begitu pula para pemimpin kita. Namun, menurut penulis H Jackson Brown Jr, seorang pemim
Simak berbagai berita terkait Risma di topik khusus Aksi Risma Benahi Surabaya.
2. Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung)
Sejak terpilih menjadi Wali Kota Bandung pada tahun 2013, pria yang kerap disapa Emil ini dikenal memiliki visi dalam penataan kota dan melek internet.

Pada tahun 2015, Emil yang dikenal sebagai arsitek ini merombak sejumlah kawasan dan memberdayakannya menjadi ruang publik, misalnya dengan membangun taman di sejumlah sudut Kota Bandung, taman bermain anak, dan perbaikan trotoar, mulai dari Jalan Asia Afrika sampai Jalan Dalem Kaum.
Ide-ide lain yang ingin diwujudkannya adalah kawasan Bandung Teknopolis yang sudah 10 tahun terbengkalai dan proyek cable car.
Emil juga menarik perhatian publik ketika menghukum sejumlah warga yang ketahuan merusak bangku fasilitas umum di Jalan Asia Afrika. Kawasan itu memang tengah dirapikan menjelang peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tanggal 24 April 2015.
Akhirnya, dia meminta para pelaku untuk push-up sebanyak 60 kali, sesuai dengan angka tahun peringatan KAA, dan mengepel trotoar Jalan Braga.
Dia juga membuat keputusan tak populis saat mencabut trayek angkot Cibaduyut-Cicaheum menyusul aksi pemukulan oleh seorang sopir angkutan kota 05 jurusan tersebut di Bandung terhadap penumpang.
Emil juga kerap turun ke lapangan bersama bobotoh saat Persib bertanding, baik di Stadion Si Jalak Harupat maupun di luar Bandung.
Kedekatan Emil dengan warga dan ketangkasannya menanggapi dinamika kotanya disebabkan keaktifannya di media sosial. Dia menggunakan akun Facebook, Twitter, hingga Instagram untuk berkomunikasi dengan warganya, terutama generasi muda.
Setiap hari, dia mengunggah kegiatannya dan hal-hal di sekitarnya di media sosial. Tak hanya itu, dia juga mengunggah posting-an atau laporan warganya di akun pribadinya.
Meski demikian, sejumlah kritik juga melayang untuk Emil, misalnya kawasan pinggiran Bandung yang tidak tertata.
Selain itu, Emil juga sempat dilaporkan oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena dugaan korupsi dana hibah senilai Rp 1,3 miliar dari Pemkot Bandung ke komunitas Bandung Creative City Forum (BCCF) pada tahun 2012.
Walau demikian, dalam survei Cirus menjelang Pilkada DKI 2017 pada November lalu, Emil disebut sebagai calon yang paling disukai oleh warga Jakarta dibandingkan Basuki Tjahaja Purnama untuk menjadi gubernur DKI Jakarta selanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-nonaktif-sumatera-utara-gatot-pujo-nugroho-penyidik-kpk_20150805_160149.jpg)