Penuh Penderita DBD

Rawat inap Puskesmas Simpur sudah dipenuhi dengan penderita wabah DBD, Tapi sampai hari ini belum ada pengasapan penanganan nyamuk DBD. Tolong segera

Editor: BPost Online
banjarmasinpost.co.id/hanani
Pejabat Bupati HST Ngadimun mengunjungi pasien DBD di RSUD Damanhuri Barabai, HST, Senin (28/12/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, HULU SUNGAI SELATAN - Rawat inap Puskesmas Simpur sudah dipenuhi dengan penderita wabah DBD, Tapi sampai hari ini belum ada pengasapan penanganan nyamuk DBD. Tolong segera ditanggapi Dinas Kesehatan. 081349605155

TANGGAPAN:

TERIMA kasih kami ucapkan kepada masyarakat yang turut memberikan perhatian terhadap kasus DBD, terutama terhadap peningkatan kasus DBD yang dirawat di Ruang Rawat Inap Puskesmas Simpur. Kapasitas ranjang yang tersedia hanya 10 tempat tidur tetapi untuk kenyamanan masyarakat dalam pelayanan kami berusaha menambahnya menjadi 30 tempat tidur dengan meminjam pakai sementara dengan Dinkessos Kab. HSS.

Untuk kekurangan tenaga keperawatan sekarang ini Ra­wat Inap Pus_kesmas Simpur men­da­pat bantuan tenaga perawat dari Puskesmas tetangga, yakni dari Puskesmas Wasah, Kalumpang dan Batang Kulur)

Penanggulangan DBD pada masyarakat yang sudah kami jalankan adalah melakukan fogging fokus yakni pengasapan berinsektisida di sekitar lingkungan penderita yang sudah positif terkena DBD yang ditandai antara lain turunnya nilai trombosite pada darah ≤ 100.000 md/dl.

Upaya untuk memutus mata rantai telah diupayakan bersama sektor terkait, dalam hal ini Kecamatan Simpur yang disepakati dalam musyawarah kecamatan dengan semua Kepala Desa se Kecamatan Simpur bahwa Rabu (20/1) kemarin dilaksanakan Gotong Royong PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) serentak di 11 Desa yang ada di Kecamatan Simpur dengan membasmi jentiknya melalui metode 3M yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat rapat tempat air dan Mengubur barang-barang bekas yang memungkinkan dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes.

Sekaligus juga Dinas Kesehatan bersama jaringannya Puskesmas Simpur akan membagikan bubuk Abate untuk penampungan air yang tidak memungkinkan dilakukan pengurasan. Peran serta masyarakat dalam upaya membebaskan Jentik Aedes di lingkungan masing-masing sangat berperan dalam upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue. Terimakasih.

Hj dr Siti Zainab
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved