Mengapa Mereka Bisa Botak? Ini Penjelasan Para Ilmuwan

Ilmuwan akhirnya mengungkapkan mengapa seseorang mengalami kebotakan ketika usia mereka bertambah.

Tayang:
Penulis: Yamani Ramlan | Editor: Yamani Ramlan
The Sun
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ilmuwan akhirnya mengungkapkan mengapa seseorang mengalami kebotakan ketika usia mereka bertambah.

Seperti dirilis The Sun, seseorang mengalami kebotakan akibat pengaruh folikel di kulit kepala mereka.

Sebagai orang tua, sel-sel induk dalam folikel rambut mereka menjadi usia rusak dan sehingga tubuh Anda tidak dapat memproduksi banyak zat yang diperlukan untuk menumbuhkan rambut.

Akibatnya, rambut mereka menjadi romtok. Bankan, penelitian menemukan kulit kepala orang memang tak lagi memiliki folikel.

Meskipun banyak orang percaya sebaliknya, folikel rambut tidak terus-menerus menghasilkan rambut; mereka bekerja sesuai dengan siklus fase aktif dan tak aktif.

Folikel rambut berfungsi sebagai kantung kecil tempat akar rambut berada. Folikel sebasea adalah folikel rambut yang berhubungan langsung dengan kelenjar sebasea, dan menjadi tempat penampungan sebum.

Hasi penelitian itu disampaikan para peneliti di Tokyo Medical and Dental University yang menemukan melihat siklus pertumbuhan sel folikel pada tikus.

Studi mereka menemukan, kerusakan DNA berkaitan dengan usia yang berhubungan dengan protein, dan menemukan zat Collagen 17A1 mulai rusak hingga akhirnya tak berfungsi.

Hasil ini kemudian berubah menjadi 'keratinosit epidermis', atau dikenal sebagai kulit mati.

Setelah pengujian penelitian ini pada manusia, para ilmuwan menemukan bahwa orang berusia di atas 55 zat Collagen 17A1 telah berkurang dan folikel tampak mengecil.

"Kami berasumsi bahwa proses dan mekanisme penuaan menjelaskan kondisi rambut manusia yang mulai menipis dan rontok terkait usia mereka,” ujar Emi Nishimura yang memimpin penelitian ini.

Penelitian ini, tulis wired.co.uk, mungkin bisa digunakan untuk membantu studi perilaku sel induk.

Dan meskipun hal ini tidak mungkin menjadi satu-satunya penyebab rambut rontok, lanjut artikel media tersebut, itu tidak membantu cukup banyak di mengerti mengapa seseorang mengalami kebotakan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved