Seputar Kalteng

Banjir di Mandau Telawang Kapuas Meluas dan Kian Parah, Simak Datanya

Kondisi banjir yang terjadi di Sei Pinang, Kecamatan Mandau Telawang, hingga saat ini belum juga air berangsur turun.

Penulis: Jumadi | Editor: Ernawati
istimewa via tribunkalteng.co/jumadi
Banjir masih cukup tinggi di kawasan Mandau Telawang, Kapuas, Kalteng. Foto diambil Senin (22/5/2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kondisi banjir yang terjadi di Sei Pinang, Kecamatan Mandau Telawang, hingga saat ini belum juga air berangsur turun.

Dikabarkan ketinggian air sampai Senin (22/5/2017) sudah mencapai dua meter.

Banjir yang menenggelamkan ratusan rumah warga di Sei Pinang, ternyata juga terjadi di Desa Supang dan Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu. Ketinggian air antara 70 sampai 100 cm.

Hingga sampai saat ini kondisi air masih tetap bertahan.

Camat Kapuas Hulu Yan Miler yang dihubunggi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (22/5) mengatakan jumlah korban banjir sekitar 100 KK dan pihaknya sudah menyediakan mes di perusahaan dengan harapan agar korban banjir bisa ditampung di sana.

Namun sampai hari ini warga tak ada yang datang ke mes. Mereka kebanyakan tetap bertahan di rumah.

"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu karena sering terjadi banjir, hampir semua rumah warga membangun rumanya berlantai dua," ungkap mantan Kasatpol PP Kabupaten Kapuas.

Untuk banjir tahun ini, tambah Yan Miler adalah banjir yang terbesar dari tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa pihak terkait, seperti koramil, pilsek maupun BPDB Kabupaten Kapuas melakukan pemantauan dan apabila ada yang mengungsi, sudah siap dengan tenaga sukarela.

Camat Mandau Telawang Hartoni yang dihubunggi via teleponnya mengaku baru menuju ke lokasi banjir.

Sebab dirinya ada tugas luar. Namun demikian desa yang mengalami banjir, seperti Desa Sei Pinang yang merupakan ibukota kecamatan dan Desa Jakatan Masaha.

Ditanya berapa jumlah KK yang mengalami banjir, Camat Mandau Telawang mengatakan lebih dari 100 KK.

"Di daerah kami ini merupakan langganan banjir. Sehingga masyarakatnya tidak kaget," terangnya.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, Senin (22/5) mengatakan puluhan anggotanya masih dalam perjalanan untuk melakukan pengecekan di lapangan.

"Sampai saat ini anggota saya di lapangan belum memberikan laporan berapa jumlah rotal KK yang mengalami banjir di dua kecamatan," terangnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved