Berita HSS

Satpol PP HSS, Ancam Langsung Police Lain Pedagang Bandel Jualan Saat Puasa

Pemilik warung akan langsung diinformasikan terkait dengan larangan itu dan menutup warungnya menyesuaikan dengan aturan.

Satpol PP HSS, Ancam Langsung Police Lain Pedagang Bandel Jualan Saat Puasa
(Humas Satpol PP HSS)
Satpol PP HSS saat menertibkan pedagang yang buka diluar jam perda (Humas Satpol PP HSS) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Hulu Sungai Selatan (HSS) terus melakukan patroli terhadap para pedagang nakal yang berjualan makanan selama Ramadan.

Seminggu sebelum ramadan dan seminggu saat ramadan, terus gencar melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) No 9 tahun 2016 terkait dengan kegiatan dan larangan selama bulan Ramadan.

Pada perda ini, selama ramadan dilarang membuka tempat hiburan, restoran, rombong dan sejenisnya pada siang hari mulai imsyak hingga berbuka puasa.

Larangan makan, minum, merokok di restoran, warung atau sejenisnya dan di tempat umum mulai imsyak sampai berbuka puasa.

Restoran atau warung sejenisnya untuk keperluan berbuka puasa diperbolehkan buka dari pukul 17.00 Wita. Berjualanan makanan dan minuman untuk keperluan berbuka puasa di pasar wadai dan sejenisnya diwilayah pasar Kandangan membuka dagangan pukul 13.00 Wita.

Pedagang pasar wadai di luar Kandangan boleh membuka dagangan pukul 12.00 Wita.

Kepala Satpol PP HSS Roni Rusnadi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan giat patroli selama ramadan untuk menginformasikan terkait perda ramadan.

"Untuk minggu pertama selama ramadan giat patroli kita masih dalam tahap sosialisasi perda," katanya, Jumat, (2/6).

Selama seminggu patroli memang masih ditemukan sejumlah warung yang buka diluar aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemkab HSS.

Pemilik warung akan langsung diinformasikan terkait dengan larangan itu dan menutup warungnya menyesuaikan dengan aturan.

"Setelah sosialiasi, khusus untuk minggu kedua, ketiga dan ke empat akan dilakukan tindakan tegas. Pedagang yang tetap membandel dan nakal akan langsung dipasangi police line dagangannya," tegasnya. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved