Berita Tabalong

Sapi Inilah Diduga Pembawa Virus yang Sebabkan Matinya Sapi di Desa Hayup

Adanya dugaan serangan penyakit jembrana terhadap sapi di Desa Hayup, Kecamatan Haruai, diperkirakan k

Sapi Inilah Diduga Pembawa Virus yang Sebabkan Matinya Sapi di Desa Hayup
BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
Iwan Arisandi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Adanya dugaan serangan penyakit jembrana terhadap sapi di Desa Hayup, Kecamatan Haruai, diperkirakan karena terjangkit dari sapi lainnya.

Ini karena jembrana ini memang penyakit yang bisa menular dari sapi yang sudah terkena ke sapi-sapi di lingkungan baru.

Paramedik veteriner dan insimenator kecamatan Haruai dan Bintangara, Iwan Arisandi, membenarkan, sejak beberapa minggu ada sapi yang ditemukan mati mendadak karena diduga terserang jembrana.

"Dugaan sementata ada beberapa sapi yang masuk dari luar bawa bibit penyakit," ujarnya ditemui di Desa Hayup.

Disampaikannya, diduga sapi itu sudah kebal lalu menularkan ke sapi di Desa Hayup terutama yang dilepas liar di kebun sawit.

"Karena belum pernah kena penyakit itu makanya terinfeksi, terutama sapi yang dilepas," jelasnya.

Beda dengan sapi yang di kandang, sampai sejauh ini belum ada laporan yang diterima ada yang mati mendadak.

Soalnya, di kandang sering dilakukan pelayanan kesehatan dan juga jarak antar kandang jauh sehingga penyebarannya lebih lambat.

Ditambahkanya, terhadap penyakit ini sebenarnya bisa saja dilakukan pencegahan dengan memberikan vaksinasi.

Namun yang jadi kendala kebanyakan sapi milik warga dilepas secara liar sehingga susah ditangkap.

Lalu terkait ciri-ciri serangaj jembrana, disampaikannya, ditandai kondisi yang melemah, demam tinggi dan ada keluar darah di lubang yang tak lazim.

Dan jembrana ini menyerang ketahanan tubuh, apabila kuat maka bisa kebal, tapi kalau tidak kuat maka bisa mati. (BANJARMASINPOST.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved