Ekonomi dan Bisnis

IHSG Tebus Rekor Tertinggi 6.490,89, Rupiah Diprediksi Tertekan Pekan Depan?

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat (19/1) ditutup menguat 0,28% dan indeks bertengger pada level 6.490,89,

IHSG Tebus Rekor Tertinggi 6.490,89, Rupiah Diprediksi Tertekan Pekan Depan?
kontan
IHSG saham 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat (19/1) ditutup menguat 0,28% dan indeks bertengger pada level 6.490,89, setelah sebelumnya dibuka pada level 6.483,83. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high).

Pada perdagangan Jumat, tercatat net sell di semua pasar sebesar Rp 889,06 miliar, sedangkan, selama lima hari perdagangan sebelumnya atau sepekan, tercatat net buy asing di semua pasar sebesar Rp 1,38 triliun.

Yosua Zisokhi, Senior Analyst Henan Putihrai Sekuritas menyatakan ada kecenderungan Amerika Serikat akan menaikkan suku bunga lagi.

Sementara, untuk suku bunga acuan Bank Indonesia masih ditahan.

"Ke depan akan ada potensi tekanan ke rupiah. Makanya BI suku bunga kita tetap," terangnya kepada KONTAN di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakara, Jumat (19/1/2018).

Baca: Keren, Mall Ini Sewakan Pacar Ganteng Untuk Menemani Para Gadis Kesepian Belanja

Bila The Federal Reserve (The Fed) akan benar menaikkan suku bunga acuan, hal ini akan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Sementara dari dalam negeri sendiri, indeks masih sepi sentimen.

Dia memprediksi, indeks pekan depan bisa berada pada range 6.350 - 6.550 dengan potensi sideways cenderung negatif atau bearish.

"Ini karena kekhawatiran indeks yang sudah naik tinggi," imbuhnya.

Yosua merekomendasikan sektor industri dasar, konsumsi, dan spekulatif untuk sektor properti.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved