Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Kapolri: 5 Orang Ditangkap Pascaserangan Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan lima orang berhasil ditangkap tim Densus 88 pascaserangan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya

Kapolri: 5 Orang Ditangkap Pascaserangan Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya
tribunnews.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan lima orang berhasil ditangkap tim Densus 88 pascaserangan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

“Tadi malam, lima pelaku anggota JAD jaringan kelompok Dita pelaku bom bunuh diri di gereja ditangkap tim Densus 88 di sejumlah tempat,” kata Kapolri.

Menurut Tito, para pelau selain merupakan jaringan, juga masih ada hubungan keluarga, suami istri atau kakak beradik.

Tito menyatakan, dalam serangan bom bunuh diri di tiga gereja, menggunakan jenis bom yang merupakan ciri khas bom pipa yang biasa dipakai ISIS di Irak dan Suriah.

Baca: Serangan Bom di Polrestabes Surabaya, 4 Pelaku Tewas, 1 Anak Perempuan Umur 8 Tahun Selamat

“Bom itu dibuat dari bahan sederhana, dirakit kemudian ditambah dengan bahan lain seperti bensin, sehingga menghasilkan ledakan high explosive. Seperti ledakan bom di gereja Santa Maria,” ujar Kapolri.

Perkembangan terakhir, korban bom di tiga gereja, 14 orang tewas, 41 orang terluka.

Hingga Minggu malam, pukul 20.30 WIB, data di Polda Jatim menyebutkan, bahwa total korban serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya mencapai 56 orang. Rinciannya, 13 orang meninggal dunia dan 43 orang luka-luka dan saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Namun, pada pukul 21.45 WIB, didapat kabar, bahwa korban yang sempat kritis bernama Nathanael yang dirawat di RS Bedah Surabaya, akhirnya meninggal dunia, Minggu (13/5/2018) malam.

Ini berarti, korban ledakan bom gereja di Surabaya yang meninggal dunia bertambah satu menjadi 14 orang. (Banjarmasinpost.co.id/elpianur achmad)

Penulis: Elpianur Achmad
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved