Berita Banjarmasin

Gemar Menu Pedas atau Menu Nusantara, Masakan Nona Merawa Pas Jadi Pilihan

Menu bercitarasa pedas di rumah makan ini menjadi idola konsumen, di antaranya paru pedas dan baby cumi.

Penulis: Salmah | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Rumah Makan Nona Merawa yang berlokasi di Jalan Mahligai, Km7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, memang banyak menyajikan menu bercitarasa pedas 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menu bercitarasa pedas di rumah makan ini menjadi idola konsumen, di antaranya paru pedas dan baby cumi.

Rumah Makan Nona Merawa yang berlokasi di Jalan Mahligai, Km7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, memang banyak menyajikan menu bercitarasa pedas.

Yeyen, owner, mengatakan, sajian mereka tawarkan adalah nusantara food yang rata-rata rasanya pedas dan disukai konsumen.

"Paru pedas adalah paru sapi yang diiris-iris kecil dan dimasak kering dengan baluran sambal pedas ini enak untuk lauk makan," jelasnya.

Baca: Oknum Guru di Barabai Setubuhi Muridnya di Mobil, Begini Kronologinya Versi Polisi

Baca: Reaksi Ibu Ahok (BTP) Saat Kenalkan Bripda Puput Nastiti Devi Sebagai Pengganti Veronica Tan

Sedangkan baby cumi adalah cumi kecil yang diberi sambal pedas. Rasanya manis, asin, gurih, dan digigit begitu lezat.

Baby cumi ini bahan dasarnya adalah cumi yang didatangkan dari Medan, Sumatera Utara. Sambal digunakan dominan gula merah plus cabai.

Tambah Yeyen, menu makanan lokal banyak pula yang disajikan di sini dan semua membuat konsumen bingung memilih sehingga seringkali minta semua dicampur.

Ada ikan asin telang pedas, hati, udang papai, usus, mi habang, ceker, juga bubur Manado, pisang ijo, pentol pedas, mandai, ayam suwir, ayam tumbuk.

Ayam tumbuk, cara memasaknya tentu tidak asal masak tetapi ayam didiamkan dalam bumbu selama 30 menit hingga meresap.

Selanjutnya paru digoreng dengan tepung, sehingga luar dalam berasa. Kemudian paru ditumbuk dengan sambal yang sudah tersedia.

Adalagi tahu ranjau. Tahu ini rasanya memang beda dari yang lain, selain diisi wortel, tauge, jagung, udang, juga diberi racikan cabe. Sensasi pedasnya tidak seperti tahu isi lain.

"Ya, ada saja konsumen yang minta dicampur semua. Mungkin penasaran ingin mencicipi aneka lauk yang kami sajikan," terang Yeyen.

Kemudian nasi basanga paru pedes, adalah nasi yang digoreng dengan campuran jagung manis dan kacang panjang dan wortel, serta bumbu khas Nona Merawa, selanjutnya disajikan dengan paru pedes, acar timun dan kerupuk.

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 24 Ada Liverpool vs Leicester City, Manchester United vs Burnley

Baca: Strategi Ahsan/Hendra Jelang Hadapi Marcus/Kevin di Final Indonesia Masters 2019, Satu Gelar!

Buka mulai pukul 11.00 siang sampai 22.00 Wita, awalnya rumah makan ini menyajikan mi habang, baru kemudian nasi campur dan nasi besanga.

"Mi habang di sini menjadi best seller. Mi habang basah dengan bumbu yang banyak dan rasanya begitu nikmat," terang Yeyen.

Wajar saja mi habang banyak disuka karena memang menu ini khas lokal. Para pendatang pun penasaran dengan mi habang dan pasti ketagihan untuk kembali menyantap.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved