Berita Kabupaten Banjar
Pada Momen-momen ini Pedagang Kambang Barenteng Martapura Panen Rupiah
Dalam budaya masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), setidaknya ada dua jenis kembang rangkaian yang mashur yaitu Kambang Barenteng
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Aneka ragam kembang yang dirangkai tergantung musim.
Tapi, lanjutnya, Kambang Barenteng seakan wajib memiliki untaian bunga melati, mawar, dan kenanga yang harus ada.
Ketiga jenis bunga inilah penciri khususnya.
Pembuatan Kambang Barenteng umumnya dilakukan di rumah para pengrajinnya.
Tapi Norziah selain merangkai di rumah, juga melakukannya di sela berjualan sembari menunggu pembeli.
Para pedagang Kambang Barenteng sejak pukul 07.00 Wita telah beraktivitas merangkai bunga.
Selain Kambang Barenteng, umumnya mereka juga membuat Kambang Sarai.
Kegunaan Kambang Barenteng sama seperti bunga yang dijual pada umumnya yaitu untuk keperluan ritual.
Seperti digunakan warga saat ada kematian, acara keagamaan, pernikahan dan untuk menyambut tamu-tamu penting.
Bunga yang dijual di Kota Martapura pasokannya berasal dari beberapa desa sentra bunga yakni Desa Labuantabu, Jingah Habangilir, Jingah Habangulu, Pandakdaun, dan Bincau.
Pedagang Kambang Barentang sebagian besar memiliki kebun bunga sendiri sehingga lebih menguntungkan dibanding yang tidak memiliki kebun.
Harga yang ditawarkan tentu juga berbeda.
Ati, pedagang Kambang Barenteng yang misalnya dapat menjual lebih murah lantaran bahan kambangnya berasal dari kebun milik sendiri.
“Saya tinggal petik di kebun sendiri. Kalau pedagang lain sebagiannya harus bermodal dulu untuk beli bunganya," sebutnya.
Perempuan yang akrab disapa Acil Ati ini menjelaskan pada waktu tertentu para penjual Kambang Barenteng menuai keuntungan yang banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pedagang-kambang-barenteng-di-martapura.jpg)