Bumi Murakata

Pemkab HST Studi Pengembangan Budaya dan Pariwisata Ke Tomohon

ekda Tamzil mengatakan, tujuan kunker ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan budaya termasuk adat istiadat masyarakat dan potensi pariwisata

Pemkab HST Studi Pengembangan Budaya dan Pariwisata Ke Tomohon
Humas Pemkab HST
Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H Akhmad Tamzil, saat mendapat kenang-kenangan dari Kota Tomohon berupa plakat yang diserahkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Drs Octavianus Mandagi. 

BANJARMASINPPST.CO.ID, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan studi banding komparatif dalam pengembangan budaya lokal dan potensi pariwisata ke Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (12/2/2019).

Kunjungan kerja ke Tomohon yang dipimpim oleh Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah H Ahmad Tamzil ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Riduan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata H Amir, Hasan, Kepala Bagian Kesra Setdakab H Ahmadi, serta Kepala Bagian Setdakab Humas Ramadhan.

Sekda Tamzil mengatakan, tujuan kunker ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan budaya termasuk adat istiadat masyarakat dan potensi pariwisata serta mekanisme penyaluran dana hibah bagi masyarakat minoritas di Tomohon.

"Kami dari Hulu Sungai Tengah tentunya ingin belajar bagaimana di sana. Tentunya ini yang akan kami terapkan nantinya di Hulu Sungai Tengah," katanya.

Kedatangan rombongan kunker Pemkab HST ini disambut oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Tomohon, Drs Octavianus Mandagi.

"Kami sangat bangga menerima kunjungan silaturahmi ini dan siap berbagi informasi," ujar Okatavianus.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah saat berfoto bersama dengan pejabat Pemerintah Kota Tomohon.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah saat berfoto bersama dengan pejabat Pemerintah Kota Tomohon. (Humas Pemkab HST)

Menurut Octavianus, masyarakat Tomohon yang majemuk dari suku bangsa dan agama dan budaya adat istiadat dapat hidup rukun berkat adanya budaya Mapalus yang menekankan semangat gotong royong kebersamaan.

"Pemko Tomohon juga memperhatikan kaum minoritas muslim dengan memberikan dana hibah keagamaan secara proporsional, " katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Masna J Pioh, menjelaskan misi dari Kota Tomohon adalah menuju Kota Tomohon sebagai destinasi wisata dunia.

"Karena itu Kota Tomohon memaksimalkan potensi wisata yang ada, bekerjasama dengan negara lain yang maju pariwisatanya dalam mempromosikan wisata termasuk kalender tahunan pariwisata Tomohon yaitu Flower Festival," bebernya. (aol/*)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved