Berita Banjarmasin

Perhitungan Nilai Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Kalsel Direncanakan Secara Terbuka

Proses seleksi Komisioner Keterbukaan Informasi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bergulir mencari lima kandidat terbaik dari 15 calon.

Perhitungan Nilai Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Kalsel Direncanakan Secara Terbuka
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Suripno Sumas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proses seleksi Komisioner Keterbukaan Informasi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bergulir mencari lima kandidat terbaik dari lima belas calon terdaftar.

Hingga Selasa (12/2/2019), total sudah ada sepuluh calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel yang sudah jalani fit & proper test yang dilaksanakan Komisi I DPRD Provinsi Kalsel.

Sedangkan sisanya sebanyak lima orang calon Komisioner direncanakan ikuti fit & proper test pada Kamis (14/2/2019).

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Suripno Sumas, penilaian dilakukan oleh masing-masing Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalsel terhadap masing-masing calon Komisioner, sehingga bukan tidak mungkin setiap penilai memberikan nilai berbeda-beda sesuai penilainnya.

Baca: Pemkab Banjar Larang Sapi Betina Usia Segini Dipotong, Ini Tujuannya

Perhitungan penilaian pun akan disesuaikan sesuai jumlah penilai yaitu Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalsel yang hadir saat proses fit & proper test.

Usai setiap pelaksanaan fit & proper test, blanko penilaian setiap penilai dimasukkan dalam dalam amplop yang tersegel dan disimpan dalam kotak penilaian.

Menurut Suripno, pihaknya berencana untuk melakukan proses perhitungan nilai secara terbuka dan juga mengundang awak media untuk menyaksikan perhitungan nilai secara langsung.

Hal ini menurutnya sesuai dengan prinsip keterbukaan dan transparansi proses seleksi Anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel dimana pihaknya sesuai Undang-Undang ditunjuk untuk melaksanakan tugas tersebut.

"Kalau nanti disetujui semua Anggota (Komisi I), kami akan laksanakan perhitungan suara secara terbuka jadi tidak ada permainan dan kecurigaan terhadap seleksi ini," kata Suripno.

Baca: Viral Video Siswa Tantang Guru Karena Kesal, Ini Ceramah Ustadz Abdul Somad Adab Murid Pada Guru

Komisi Informasi nantinya bertugas untuk menjembatani jika ada masalah terkait permintaan informasi oleh masyarakat atau organisasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.

"Nanti akan diklasifikasi mana informasi yang boleh dibuka dan tidak boleh. Kalau memang boleh dibuka dan SKPD tidak bersedia membuka nah bisa di jembatan I penyelesaiannya melalui Komisi Informasi," tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved