Banjarbaru Pemenang 2019

Peringati Hari Peduli Autis dan Down Syndrome Internasional dengan Nonton Dongeng

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka

Peringati Hari Peduli Autis dan Down Syndrome Internasional dengan Nonton Dongeng
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional. Nampak Wakil Wali Kota Banjarbaru memberi hadiah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional.

Kegiatan dengan tema “Dongeng Kami Untuk Mereka, Kita Maju dan Berkarya Bersama-Sama” ini dilaksanakan di Aula BPKP PNFI Jalan A Yani Km 30 Guntung Payung, Kamis, (4/4).

Ketua Panitia Pelaksana Wiwit Septiana menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada seluruh tamu undangan yang sudah berhadir, khususnya Wakil Walikota Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan.

"Kegiatan itu dilaksanakan untuk memperingati hari Peduli Autis dan Down Syndrome Internasional," katanya.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional. Nampak penampilan anak-anak berkebutuhan khusus.
Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional. Nampak penampilan anak-anak berkebutuhan khusus. (Humas Pemko Banjarbaru)

Pada kesempatan itu, para peserta akan menerima penghargaan atas prestasi yang mereka raih, sekaligus penyerahan penghargaan untuk 20 sekolah penyelenggara pendidikan Inklusi.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan sangat disayangkan bila saat ini masih ada masyarakat yang belum bisa menerima penyandang Autis dan Down Syndrome dengan baik.

"Masih ada kalangan masyarakat atau orang tua salah dalam memahami dan menangani penderita Autis dan Down Syndrome, dikarenakan terbatasnya informasi yang didapatkan," katanya.

Pendidikan inklusi adalah sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional. Wakil Wali Kota Banjarbaru berfoto bersama anak berkebutuhan khusus.
Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menghadiri acara Forum Komunikasi Pendidikan Inklusif Kota Banjarbaru dalam rangka memperingati hari Peduli Autis Dan Down Syndrome Internasional. Wakil Wali Kota Banjarbaru berfoto bersama anak berkebutuhan khusus. (Humas Pemko Banjarbaru)

Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah etnik, gender maupun status sosial, sistem pendidikan inklusi sendiri memberikan kesempatan belajar pada anak-anak berkebutuhan khusus bersama dengan anak-anak pada umumnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata sehari-hari.

H Darmawan Jaya Setiawan berpesan kepada seluruh sekolah inklusif agar menyediakan pendidikan formal yang dipersiapkan untuk dapat memberikan layanan pendidikan pada semua anak, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus.

"Memberikan pelayanan pendidikan secara bersahabat, mengakomodir kebutuhan dan tidak diskriminatif agar potensinya dapat berkembang secara optimal," katanya.

Acara dilanjutkan dengan memberikan pengharagaan yang diberikan oleh Wakil Walikota H Darmawan Jaya Setiawan kepada 20 sekolah penyelenggara pendidikan Inklusi.

Selanjutnya sama-sama menyaksikan pertunjukkan dongeng dengan tema “Dongeng Kami Untuk Mereka, Kita Maju dan Berkarya Bersama-sama” yang dimainkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus (AOL/*).

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved