Penembakan di Tanahlaut

Ini Fakta-Fakta Penembakan Penjual Sayur Diduga Aksi Begal di Jilatan Tanahlaut dari Kepolisian

Masih banyak sebut Iptu Darso kemungkinan lain misalnya penembak burung yang pelurunya nyasar dan kabur karena khawatir diamuk warga.

Ini Fakta-Fakta Penembakan Penjual Sayur Diduga Aksi Begal di Jilatan Tanahlaut dari Kepolisian
HO/ERC Tala
Sepeda motor diduga milik pelaku penembakan tertinggal di Kebun Sawit Desa Jilatan Batu Ampra, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kejadian penembakan penjual sayur di Desa Jilatan RT 04 dibenarkan Kapolsek Batu Ampar, Iptu Darso. Namun ia menampik jika kejadian disebut pembegalan, karena tak ada kerugian materiil pada korban.

Ia juga meminta masyarakat agar tak langsung menyebut kejadian penembakan adalah aksi begal sehingga meresahkan masyarakat dan pengguna jalan.

Dalam kejadian penembakan dengan senapan angin yang terjadi kepada Solekan (45) penjual sayur di Pasar Malam Durian Bungkuk, Sabtu (27/4/2019) malam sekitar pukul 7, korban Solekan memang tak ditodong atau dirampas harta bendanya. Bahkan diduga sepeda motor pelaku juga tertinggal dan dibawa oleh kepolisian.

"Begal biasanya langsung berhadapan melukai korbannya, sedangkan ini asal peluru senapan angin juga masih belum diketahui dari mana, dan kalaupun begal harusnya ia sempat jika mau mengambil sepeda motor korban tapi ini justru si pelaku malah meninggal motornya," jelasnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Bahu Penjual Sayur Tembus Ditembak Diduga Begal di Tanahlaut, Sepeda Motor Pelaku Tertinggal di TKP

Masih banyak sebut Iptu Darso kemungkinan lain misalnya penembak burung yang pelurunya nyasar dan kabur karena khawatir diamuk warga.

Terkait adanya bentangan tali di aspal jalan, ia mengatakan juga tak mengamankan tali. "Tidak ada tali ditemukan di TKP," sebutnya.

Memang terangnya TKP merupakan kebun sawit, tapi bukan wilayah kebun sawit yang panjang sehingga korban dengan mudah bisa sampai ke kawasan pemukiman. 
"Selama ini tidak pernah ada kejadian seperti itu di situ, dan kejadian juga masih sore, masih banyak orang lalu lalang dari pasar dan jalan juga mulus, beda kalau jalannya jelek bisa jadi memudahkan aksi kejahatan," terangnya.

Namun kini pelaku terang Iptu Darso masih dalam tahap pencarian pihaknya. Jika memang bukan begal terangnya pelaku harus segera melapor dan mengambil sepeda motor miliknya di Polsek Batu Ampar.

Dari informasi yang terhimpun kejadian bermula saat Solekan dan istri melintasi daerah kebun sawit di Desa Jilatan RT 04 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan, Sabtu (27/4/2019) malam sekitar pukul 7.

Baca: Suka Duka Pemberi Makan Kucing Jalanan di Kota Banjarmasin, Mulai Dinyinyiri Sampai Dikira Maling

Diduga korban yang mengendarai sepeda motor mengurangi kecepatan laju kendaraannya karena melihat tali yang membentang di tengah jalan. Tak lama sebuah peluru senapan angin menembus bahu kanannya.

Sang istri yang melihat suaminya terkena tembakan langsung merespon dengan memberitahu ada begal yang diduga mengincar mereka. Solekan pun langsung menambah kecepatan dan mencari pertolongan di kawasan pemukiman.

Warga yang kaget atas teriakan istri Solekan langsung mendatangi dan membantu korban untuk dilarikan ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. Warga juga kemudian mendatangi TKP dan mendapati sepeda motor Jupiter MX tanpa nomor polisi yang diduga milik pelaku penembakan.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved