BPost Cetak

Mega Ingatkan Jokowi Soal Menteri

Presiden Joko Widodo menegaskan bakal ada anak-anak muda milenial yang bergabung dalam kabinetnya pada periode 2019-2024.

Mega Ingatkan Jokowi Soal Menteri
BPost Cetak
Banjarmasinpost Edisi Sabtu (13/7/2019) 

“Ini yang saya lihat kelemahan kita dewasa ini. Orang disodor-sodorkan, tapi tidak mengerti secara praktis tata pemerintahan,” ujar saat menjawab isu terkini di sela kunjungannya dalam Forum Perdamaian Dunia, Kamis (11/7).

Presiden Kelima yang mengusung Jokowi menjadi presiden ini kemudian mengisyaratkan seseorang calon menteri minimal tahu soal DPR. Sebab di situlah tempat membuat undang undang.

“Kalau tidak tahu proses bikin perundangan, bagaimana? Dan saya suka bilang, (jadi menteri, red) memang mau mejeng saja? He he. Saya tidak akan menyebut nama,” lanjutnya.

Mantan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono mendukung langkah Presiden Terpilih Joko Widodo memilih anak muda untuk masuk kabinetnya. “Jadi yang muda-muda harus tampil sekarang. Saya senang itu Pak Jokowi orang muda, dia pilih yang muda-muda,” ujarnya.

Saat ditanya perihal putranya, Diaz Hendropriyono, yang dikabarkan masuk bursa calon menteri muda, Hendropriyono mengaku tak akan mendorong Ketum PKPI tersebut untuk tampil. “Itu kan anak saya, masa saya dorong-dorong anak saya,” ucap Hendropriyono.

Hendropriyono tak mau berkomentar banyak perihal putranya. “Ini nanti saya salah ngomong habis nih. Engga mau jawab,” ujarnya seraya tertawa.

Namun mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini berharap kabinet mendatang berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi partai politik. Ini agar kesetiaannya ditumpahkan untuk urusan bangsa dan bukan untuk partai politik.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga berharap kabinet nanti diisi orang-orang yang ahli di bidangnya. “Harapan kami, harapan DPR, kabinet ke depan bisa diisi oleh anak-anak yang memiliki potensi luar biasa sesuai dengan kemampuan di bidanganya,” ujarnya.

Terkait proporsi atau komposisi kabinet, menurut Bamsoet, sepenuhnya menjadi kewenangan presiden. Jokowi, menurutnya, lebih tahu kebutuhan kabinetnya.

“Yang harus kita harapkan kabinet ke depan itu menyempurnakan apa-apa yang sudah dicapai hari ini dan menyelesaikan yang belum pada kabinet sebelumnya,” tuturnya.

Baca: Bebas dari Jerat Kasus Prostitusi Online, Kini Vanessa Angel Blak-blakan Hingga Bisa Dipenjara

Baca: Tes DNA Setelah 12 Tahun, Suami Femmy Permatasari Baru Tahu Anak Mantan Istri Bukan Anak Kandung

Baca: Pasca Pembelian Sistem Rudal S-400 Dari Rusia, Turki Langsung Dapat Ancaman AS

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved