Berita Banjarbaru

Berpengalaman dari Kasus Perebutan Pulau Larilarian, Dispersip Kalsel: Arsip Hilang Aset Melayang

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar Bimbingan dan Konsultasi Pengelolaan Arsip Terjaga Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru

Berpengalaman dari Kasus Perebutan Pulau Larilarian, Dispersip Kalsel: Arsip Hilang Aset Melayang
Istimewa
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar Bimbingan dan Konsultasi Pengelolaan Arsip Terjaga Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (17/6) hingga Jumat (19/7) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar Bimbingan dan Konsultasi Pengelolaan Arsip Terjaga Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru, Rabu (17/6) hingga Jumat (19/7)

Hadir H Abdul Haris M Ali SH MSi, Kepala Subdirektorat Kearsipan Daerah I A, Arsip Nasional Republik Indonesia dan Maulida Abdiana selaku narasumber pada acara di ruang PM Noor Lt IV Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan, Banjarbaru.

Peserta antara lain Kepala Dinas/Badan/Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kepala Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kepala Bidang, Kepala Subbag, Kepala Seksi, Pejabat Fungsional dan staf di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Nurliani Dardir, mengatakan, Undang Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan adalah dasarnya.

Baca: Live streaming Indonesia Open 2019 di Trans 7 & Djarum Badminton Kamis (18/7) Marcus/Kevin Main

Baca: Bukan Yuni Shara, Nagita Slavina Cemburui Sosok Wanita Mantan Raffi Ahmad Ini

Baca: Manajer Barito Putera Beri Lampu Hijau ke Yunan Helmi, Pemain Baru di Diputaran Kedua Liga 1 2019

"Disebutkan dalam Undang Undang tersebut mengenai arsip terjaga, yaitu antara lain arsip Kependudukan, Kewilayahan, Kepulauan, Perbatasan, Perjanjian Internasional, Kontrak Karya, dan Masalah Pemerintahan yang Strategis," paparnya.

Ambil contoh adalah arsip perbatasan yang sangat diperlukan untuk ketegasan suatu wilayah atau daerah. Jika tidak ada kejelasan batas wilayah maka memungkinkan terjadinya konflik di suatu daerah baik antar kabupaten, antar lrovinsi bahkan antar negara.

"Sebagai kita maklum bahwa di daerah kita pernah terjadi perebutan Pulau Lari-Larian antara Pemerintah Provinsi
Kalimantan Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Seandainya kita tidak punya bukti kuat tentang arsip kewilayahan tersebut maka bisa jadi salah satu wilayah kita di Provinsi Kalimantan Selatan akan menjadi wilayah provinsi lain," papar Nurliani.

Lanjutnya, sebagaimana dikatakan para ahli; Arsip Hilang Aset Melayang, Tertib Arsip Mencegah Konflik.

Dari Pengalaman ini maka apabila arsip batas wilayah suatu daerah ada dan tetap terjaga maka diharapkan kasus yang sama jangan sampai terulang lagi.

Dalam kesempatan tersebut juga ada penandatanganan kesepakatan bersama Disperaip, Biro Humas dan Protokol Pemprop Kalsel.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved