Benarkah Gula Cokelat Lebih Sehat dari Gula Putih? ini Faktanya

Belakangan ini popularitas brown sugar sangat tinggi seiring dengan menjamurnya gerai-gerai penjualan minuman boba.

Benarkah Gula Cokelat Lebih Sehat dari Gula Putih? ini Faktanya
kompas.com/shutterstock
Ilustrasi brown sugar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Belakangan ini popularitas brown sugar sangat tinggi seiring dengan menjamurnya gerai-gerai penjualan minuman boba.

Sebagai pemanis makanan dan minuman, brown sugar dianggap lebih sehat ketimbang gula putih atau gula pasir.

Untuk mengetahui faktanya, kita perlu mengenal lebih dulu apa yang dimaksud dengan brown sugar ini.

Gula cokelat alias brown sugar pada dasarnya adalah gula yang warnanya menjadi cokelat karena pemberian molase, yakni cairan dari tetes tebu saat membuat gula pasir.

Normalnya, molase dipisahkan dan dihilangkan saat produksi gula.

Pada awalnya yang disebut brown sugar – terutama yang merujuk pada “gula tebu (raw sugar)” – adalah gula yang belum sepenuhnya disuling.

Baca: Angel Karamoy Angkat Bicara Soal Urung Nikah dengan Jose Purnomo Meski Sudah Fitting Gaun Pengantin

Baca: 5 Film Horor yang Segera Tayang Bulan ini di Bioskop Indonesia, Siap-siap Sport Jantung

Baca: Pesan Menohok Shafa Harris ke Jennifer Dunn Pasca Nikahi Faisal Harris, Nasib Sarita Abdul Mukti?

Akan tetapi, kebanyakan produsen memilih untuk menambahkan kembali molase ke gula pasir yang sudah disuling.

Jumlah molase yang ditambahkan berkisar 5-10 persen, sehingga warna dan ukuran kristal dari hasil akhir gula lebih bisa dikontrol.

Jumlah molase itu akan menentukan jenis brown sugar, apakah varian yang light atau dark.

Dari segi nutrisi, tidak banyak perbedaan antara kedua gula ini.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved