Ayah Bunuh Anak di Palangkaraya

Eko Saputra Ditusuk di Depan Adik dan Ibunya, Sang Ayah Emosi karena Korban Berantem dengan Adiknya

Mardi yang emosi melakukan pembunuhan tersebut di depan istrinya Puryati (37) dan adik korban Dwi Nur Cahyo Alamsyah (5) di rumahnya.

Eko Saputra Ditusuk di Depan Adik dan Ibunya, Sang Ayah Emosi karena Korban Berantem dengan Adiknya
HO/Polres Palangkaraya
Pelaku Mardi (37) pedagang sayur di Palangkaraya, diamankan polisi lantaran tega membunuh anak kandungnya dan barang bukti yang diamankan polisi,korban saat di visum di kamar jenazah RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Minggu (1/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Hanya gara-gara emosi sikap anak, sang ayah, Mardi (37) pedagang sayuran di Pasar Subuh Pasar Besar Palangkaraya, Kalimantan Tengah tegas menusuk dada anak pertamanya, Eko Saputro (ES) (15) hingga tewas.

Menurut keterangan polisi, Mardi emosi dan kesal melihat korban ribut dan berantam dengan adiknya Dwi Nur Cahyo Alamsyah (5) karena berebut roti pesanan dari ayahnya. Dia kemudian mengejar anak Eko lalu menusuk sang anak. 

Warga Jalan Manunggal Gang Kenanga I Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau ini, bahkan tega melakukan pembunuhan tersebut di depan istrinya Puryati (37) dan adik korban Dwi Nur Cahyo Alamsyah (5) di rumahnya.

Berdasarkan keterangan istri korban dan adik korban kepada penyidik kepolisian Polres Palangkaraya, menyebut, kejadian pembunuhan tersebut dilakukan oleh bapaknya disaat kedua orang tuanya, saat itu sedang mengupas jagung.

Baca: BREAKING NEWS : Pedagang Sayur di Palangkaraya Tega Tusuk Anak Sendiri Hingga Tewas

Baca: Mardi Tolak Visum dan Tak Akui Membunuh Anak di Palangkaraya, Sebut Putranya Jatuh Tertusuk Pisau

Saat itu, korban dan adiknya berantem karena korban yang telah membeli kue pesanan bapaknya, pas pulang adiknya mau minta namun ditolak sang korban, sehingga terjadi keributan antara korban dan adiknya, bapaknya ikut mengejar membawa pisau dan tiba-tiba saja, pisau nancap ke dada korban hingga tewas.

Penyidik Polres Palangkaraya menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan tersangka Mardi yang tega menusuk anaknya Eko Saputro hingga tewas, Minggu (1/9/2019).
Penyidik Polres Palangkaraya menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan tersangka Mardi yang tega menusuk anaknya Eko Saputro hingga tewas, Minggu (1/9/2019). (HO/Polres Palangkaraya)

Polisi hingga, Minggu (1/9/2019) masih terus memintai keterangan pelaku, istri pelaku dan saudara korban, karena ada dua keterengan berbeda soal pembunuhan tersebut, sehigga kasus tersebut terus dilakukan pendalaman.

"Keterangan pelaku saat itu dia melemparkankan pisau hingga kena dada kiri korban tembus mengenai jantungnya, sedangkan adik korban saat dimintai keterangan menyebutkan pisau tersebut ditusukkan ayahnya ke dada korban hingga tewas," ujar Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved