Kriminalitas Banjarmasin

Ditemukan 10 Mobil Berdokumen Palsu di Kalsel, Polisi Menduga Berasal dari Jakarta dan Bandung

Ditemukan 10 Mobil Berdokumen Palsu di Kalsel, Polisi Menduga Berasal dari Jakarta dan Bandung

Ditemukan 10 Mobil Berdokumen Palsu di Kalsel, Polisi Menduga Berasal dari Jakarta dan Bandung
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Mobil dengan dokumen palsu diamankan di Mapolda Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Jajaran Unit Kendaraan Bermotor (Ranmor) Subdit Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan mengamankan 10 mobil berbagai merk yang ternyata dilengkapi dokumen atau surat-surat palsu .

Mobil ini diduga berasal dari Jakarta dan Bandung ini kemudian dijual di wilayah Kalimantan Selatan dengan harga berfariasi dan jauh dari harga normal.

Dalam aksinya petugas mengamakan tiga orang yang diduga terlibat kasus ini.

Informasi diperoleh, terbongkarnya adanya mobil berdokumen palsu dari Jawa ini berawal dari diamankannya seseorang di Pelaihari pada akhir Agustus lalu.

Baca: Lafadz Niat Puasa Asyura 10 Muharram Tahun Baru Islam 1441 H dalam Bahasa Arab & Bahasa Indonesia

Baca: NEWSVIDEO Uniknya Gasing dan Daku Khas Kalsel, Bikin Sendiri & Diperkenalkan pada Anak

Dan pengembangan pun dilakukan petugas hingga menemukan beberapa unit mobil lainnya dengan dokumen atau surat-surat palsu.

Hingga akhirnya terdapat 10 mobil yang diamankan petugas dan saat ini tengah berada di Mapolda Kalsel.

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat melalui Kasubdit Jatanras AKBP Afebrianto Widhi, Rabu (4/9) siang mengiyakan pihaknya mengamankan 10 mobil berbagai jenis seperti Ford, Minibus, Avanza, Hyundai. Hingga truk beberapa waktu lalu.

Dimana mobil-mobil berasal dari Jawa ini menggunakan dokumen palsu. Berawal dari 'patroli' pihaknya mengamankan mobil jenis Ford Escape dengan dokumen palsu.

Hal ini pun dikembangkan dan mengamankan tiga orang yakni Hari, Junai, Budi warga Amuntaui Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pihaknya juga mengamankan mobil-mobil lainnya yang dilengkapi surat-surat palsu dan mobil itu dijual berfarisi dari harga Rp40 juta hingga Rp100 juta dan dipakai secara pribadi.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved