Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Pelantikan Anggota DPRD Kota Banjarmasin Diwarnai Aksi Demo Mahasiswa

Begitulah nyanyi puluhan mahasiwa yang tergabung dari LSISK ( Lembaga Studi Ilmu Sosial Kerakyatan) dan PMII Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Janji..janji, janji tinggal janji, Kalau enggak janji enggak menang!!!

Begitulah nyanyi puluhan mahasiwa yang tergabung dari LSISK ( Lembaga Studi Ilmu Sosial Kerakyatan) dan PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) Kalsel.

Menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kota Banjarmasin Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, mereka pun membawa beberapa spanduk serta karton bertuliskan sejumlah tuntutan.

Adapun beberapa tuntutan tersebut diantaranya pertama datang dari PMII Kota Banjarmasin. Mereka menyerukan empat poin yang terdiri dari menuntut adanya pemerataan distribusi Gas LPG yang berkeadilan dan menegaskan kepada pihak yang berwajib untuk melaksanakan operasi pasar secara intens.

Kedua, mendorong secara resmi otoritas resmi untuk memutus hubungan kerja kepada agen resmi jikalau menimbun atau menjual Gas LPG diluar dari HET Rp. 17.500.

Baca: Suripno bersama Kedua Anak dan Menantunya, Dilantik eebagai Anggota DPRD Kalsel dan DPRD Banjarmasin

Menuntut DPRD Kota Banjarmasin dan aparat yang berwajib dan terkait untuk menindak dengan tegas terhadap pengecer Gas LPG yang tidak memiliki izin usaha (SIUP). Sesuai dengan Perda No. 8 tahun 2008 tentang perizinan untuk agen, sub agen, pangkalan penyaluran minyak tanah dan gas.

Kemudian, tentang lingkungan, mereka menuntut pemerintah untuk menertibkan setiap pembuangan sampah sementara dan menjadikannya lebih rapi dan tertata sehingga tidak menggangu pengguna jalan atau pemukiman yang dekat dengan pembuangan sampah.

Mengatur dan mengaskan pemerintah kota menata ulang kawasan pemukiman dipinggiran sungai agar tidak mencemari sungai agar tidak mencemari sungai dengan limbah rumah tangga serta pihak industri yang membuang sampah ke sungai.

Ketiga tentang kepemudaan, yang menuntut pembuatan regulasi prolegda (program legislasi daerah) demi terwujudnya pembangunan kepemudaan di kota Banjarmasin yang konstruktif dan progresif sebagai paying hukum kota layak pemuda.

Baca: Gaji Anggota DPRD Kota Banjarmasin Rp 1,5 Jutaan, Setelah Dapat Tunjangan Ini & Itu Jadi Rp 30 Juta

Dan terakhir, tentang PDAM, mereka menuntut adanya perbaikan pelayanan administrasi serta mendorong penjaminan sumberdaya air agar lancar tanpa kendala teknis manjemen kelola PDAM.

Sedangkan Kordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Banjarmasin, Fahrianor, mengatakan mengingat aksi yang digelar pihaknya itu seiring pelantikan anggota DRPD Kota Banjarmasin terpilih periode 2019-2024.

Ia menyatakan mulai dari hari ini, jam ini, detik ini pihaknya akan bersama-sama mengawal daripada kinerja dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh perwakilan rakyat.

" Karena belajar dari sebelumnya ada beberapa persoalan yang belum diselesaikan seperti gas elpiji, isu lingkungan dan lainnya saat ini masih dihadapi masyarakat. Nah, ke depan kepada kinerja anggota DRPD yang terpilih agar bisa lebih baik lagi," kata Fahrianor. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved