Berita Banjarmasin

Tata Tertib Kehadiran Anggota DPRD Kalsel Bakal Diperketat, Tak Ada Lagi Toleransi Penundaan

Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib Dewan laksanakan rapat perdana di Ruang BP Perda DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (18/9/2019).

Tata Tertib Kehadiran Anggota DPRD Kalsel Bakal Diperketat, Tak Ada Lagi Toleransi Penundaan
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Ketua Pansus Tata Tertib Dewan, H Hasanuddin Murad. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib Dewan laksanakan rapat perdana di Ruang BP Perda DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (18/9/2019).

Dibuka oleh Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK, rapat selanjutnya dipimpin oleh Ketua Pansus, H Hasanuddin Murad.

Walau baru melalui rapat pertama, namun aturan dalam Tata Tertib Dewan khususnya terkait kehadiran Anggota Dewan dalam rapat-rapat Dewan berpotensi mengetat.

Pasalnya menurut Ketua Pansus, H Hasanuddin Murad, pada Rapat tersebut muncul opsi dihilangkannya toleransi penundaan rapat untuk menunggu kehadiran Anggota Dewan demi penuhi kuorum.

Baca: Bagian Tubuh Salmafina Sunan Akan Dihilangkan, Putri Sunan Kalijaga Ungkap Alasannya, Taqy Malik?

Baca: Baru Saja Dilantik Anggota DPRD DKI Ramai-ramai Gadaikan SK, Ternyata Untuk Keperluan Ini

Baca: Pose Veronica Tan Disorot Saat Bersama Putra Ahok, Tak Terlihat BTP & Puput Nastiti Devi

Contohnya pada Rapat Paripurna, jika jumlah Anggota Dewan hadir tak memenuhi kuorum maka rapat bisa saja dibatalkan dan kembali diagendakan di waktu yang lain.

Selanjutnya Pimpinan Rapat akan menyurati Fraksi-Fraksi yang anggotanya tak hadir dan menyebabkan dibatalkannya Rapat Paripurna tersebut.

Dengan demikian menurut H Hasanuddin Murad bisa sekaligus sebagai bentuk pertimbangan penilaian bagi Ketua Fraksi terkait kedisiplinan anggotanya

"Kalau biasanya kan menunggu tiga puluh menit, belum datang juga ditunggu lagi sampai tiga kali. Ini bisa saja nanti dihilangkan, jadi rapat dibatalkan sekalian," terangnya.

Hal ini menurutnya juga bisa diterapkan pada Rapat-rapat lain termasuk rapat Komisi-Komisi, AKD maupun rapat bersama mitra kerja Dewan.

Dalam proses penyusunan Tata Tertib Dewan, pihaknya juga akan mengundang ahli dan pakar dari Kementrian Dalam Negeri untuk kembali mengingatkan hal-hal substansial dalam Tata Tertib Dewan.

Hal ini dinilainya penting, apalagi formasi Anggota Dewan Kalsel masa jabatan 2019-2024 tak seluruhnya diisi Anggota Dewan berpengalaman.

Bahkan beberapa diantaranya memang belum sama sekali memiliki pengalaman sebagai legislator.

“Kita akan coba bahas bab per bab, pasal per pasal, ditelusuri dan dipahami betul substansi Tata Tertib Dewan ini. Sehingga persepsi bisa sama dalam melihat substansi Tata Tertib Dewan," kata H Hasanuddin Murad.

Selain itu, Pansus akan tetap meminta masing-masing fraksi yang diwakili Anggota Pansus untuk membahas secara internal rancangan Tata Tertib Dewan untuk nantinya diminta masukan dalam penentuan Tata Tertib Dewan secara resmi.

Ia optimis pembahasan rancangan Tata Tertib Dewan masa jabatan 2019-2024 akan selesai sebelum berakhirnya Bulan September Tahun 2019. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved