Berita Balangan

Pemkab Balangan Bagikan 24 Unit Tempat Sampah di Desa Liyu, Satu Rumah Satu Drum Sampah 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan desa, Kabupaten Balangan nampaknya mulai mengimbau pemerintah desa untuk terlibat.

Pemkab Balangan Bagikan 24 Unit Tempat Sampah di Desa Liyu, Satu Rumah Satu Drum Sampah 
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Desa Liyu, Balangan, Sukri menunjukan tempat sampah yang kini dibagikan kepada warga 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan desa, Kabupaten Balangan nampaknya mulai mengimbau pemerintah desa untuk terlibat.

Pasalnya, sejak beberapa waktu lalu, dana desa juga dianggarkan untuk tempat sampah mini masyarakat. Bahkan bagi desa yang memiliki anggaran lebih, bisa menyediakan satu tempat sampah untuk satu rumah.

Keberadaan tempat sampah tersebut kini sudah mulai dimanfaatkan warga. Sehingga dari kebiasaan membuang sampah sembarangan, sekarang sudah mulai diletakan ke tempat sampah yang disediakan.

Pemerintah desa telah memberikan satu tempat sampah dari drum yang terbagi dua. Kemudian saat sudah terkumpul, akan dibuang di TPS atau dibakar oleh petugas.

Sebagaimana di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel.

Baca: NEWSVIDEO : Bupati Balangan Buka Pelaksanaan TMMD ke 106 TA 2019 Kodim 1001/ Amuntai-Balangan

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (2/10/2019), Kepala Desa Liyu, Sukri menerangkan pengadaan tempat sampah tersebut. Jelasnya, ada kurang lebih 24 unit drum sampah yang dibagikan kepada warga. Tentunya, itu merupakan dana desa angagran tahun 2019.

Bak sampah tersebut jelasnya sudah dibagikan kepada rumah-rumah warga. Bahkan satu rumah mendapatkan satu drum sampah. Meski begitu, masih ada beberapa rumah yang belum mengambil.

Sebutnya, ketersediaan drum sampah memang masih kurang sekitar 20 unit. Namun jumlah itu akan dipenuhi pada anggaran tahun berikutnya. Sehingga semua rumah akan kebagian.

"Dengan adanya tempat sampah di depan rumah ini, mungkin satu atau dua tahun ke depan dampak positifnya akan terasa," ucap Sukri.

Apalagi tambahnya, sebelum pembagian drum tersebut, warga masih membuang sampah secara berhamburan. Tidak terkumpul pada satu tempat. Selain itu Desa Liyu pun belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA)  sendiri.

Baca: Kajati Kalsel Cek Lokasi Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, 15 November 2019 Siap Launching

Sampah-sampah yang sudah terkumpul dalam drum jelas Sukri akan dibakar. Karena saat ini, selain tak ada TPA, pembuangan pun harus ke Desa Halong dan itu cukup jauh dari Desa Liyu yang merupakan wilayah perbatasan antarkabupaten. Namun paparnya, ke depan, pihaknya akan bekerjasama dan mulai membuang sampah ke Desa Halong.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved