Cerita Petani Batola Atasi Tungro

Tak Perlu Selfie ke Batu Malang, Warna-warni Refugia di Cerbon dan Jejangkit Batola Bisa Jadi Spot

kawasan Cerbon dan Jajangkit ramai disinggahi warga. Tanaman Refugia yang tadinya untuk mengatasi tungro justru jadi spot berswafoto

Tak Perlu Selfie ke Batu Malang, Warna-warni Refugia di Cerbon dan Jejangkit Batola Bisa Jadi Spot
Dari Abbas Warga Marabahan untuk BPost
Tanaman refugio begitu indah membuat tempat ini sangat cocok untuk berswafoto 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tanaman refugia yang tadinya sengaja ditanam untuk menekan serangan hama tungro yang menyerang 113 hektare padi di Batola, kini justru membuat kawasan Cerbon dan Jajangkit ramai disinggahi warga.

Indahnya warna-warni Refugia kini membuat kawasan taman yang dikembangkan warga menjadi tempat wisata yang instagramable untuk berswafoto.

Warga yang memanfaatkan indahnya bunga refugia tak perlu merogoh kantong untuk bisa berselfie ria.

“Pemilik tanaman refugia tak melarang siapapun yang ingin mengambil foto dan berselfia. Jadi ngga perlu ke Batu Malang. Cukup ke Cerbon Batola dan Jejangkit,” kata Ghozali Ansyah Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batola, Selasa (8/10/19).

Baca: Kisah Ruben Onsu Diselamatkan Betrand Peto Saat di NTT Menyeruak, Suami Sarwendah Sempat Ketakutan

Baca: Persiapan Dokumen Penting Pendaftaran CPNS 2019 di Link sscn.bkn.go.id, Simak Mekanisme Seleksinya

Baca: Penerbangan Tjilik Riwut Terganggu Kabut Asap, ini Analisis Kerugian Ekonomi di Kalteng

Baca: Tungro Serang Sawah di Batola, Kawasan Pertanian di Tiap Kecamatan Akan Dibangun Taman Refugia

Ibnu Medio Ginting, Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batola, menambahkan pengembangan refugia diharapkan ada di setiap kecamatan ke depannya.

“Jadi petani menanam refugia di batangan padi dan tujuan refugia ini untuk menciptakan musuh alami seperti laba-laba, capung, tongket. Nah, laba-laba ini lah yang akan memakang wereng pembawa virus tunggro,” katanya.

Menurutnya, pengembangan tanaman refugia ini untuk mengurangi pengembangan inteksida kimia. Untuk tahun ke depan, tanaman refugia akan berkembang baik di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved