Berita Tabalong

Cegah Longsor Semakin Parah, Warga Hapalah Bangun Tanggul, Susun 1000 karung Tanah di Bibir Sungai

mengantisipasi agar longsor tak semakin parah terutama saat penghujan, warga Desa Hapalah berinisiatif membangun sebuah tanggul.

Cegah Longsor Semakin Parah, Warga Hapalah Bangun Tanggul, Susun 1000 karung Tanah di Bibir Sungai
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Mengantisipasi agar longsor tak semakin parah terutama saat penghujan, warga Desa Hapalah berinisiatif membangun sebuah tanggul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejumlah titik pemukiman warga di Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong sempat mengalami bencana longsor.

Untuk mengantisipasi agar longsor tak semakin parah terutama saat penghujan, warga Desa Hapalah berinisiatif membangun sebuah tanggul.

Kepala Desa Hapalah Nurdin mengatakan tiga titik terjadi longsor di RT 02 sepanjang 100 meter, di RT 01 sepanjang 50 metr dan di Rt 03 sepanjang 50 meter.

Longsor yang terjadi sekitar satu bulan lalu ini kini sudah mulai bisa dilewati oleh warga menggunakan kendaraan roda dua.  Belum lama tadi, warga secara bergotong royong danselesai membuat tanggul sementara.

Baca: Tudingan Dendam Medina Zein Hingga Laporkan Irwansyah Suami Zaskia Atas Masalah Bisnis Kue Laudya

Baca: LINK MOLA TV! Live Streaming Man United vs Liverpool Liga Inggris, TV Online & Siaran Langsung TVRI

Baca: Jogja Mandiri Expo 2019 Obati Rindu Warga Jogja, Gudeg pun Sampai Ludes

Baca: Artis Arie Kriting Pergoki Jokowi Nonton Sendiri di Bioskop, Jelang Pelantikan Presiden RI?

Nurdin menambahkan tanggul dibuat dari karung yang diisi dengan tanah, tanah diambil dari dasar sungai yang telah kering karena musim penghujan.

"Ada 1000 karung yang sudah kamu susun di pinggir jalan yang mengalami longsor, ini hanya penanganan sementar persiapan memasuki musim penghujan," ujarnya.

Jika tidak dibuatkan tanggul khawatir akan membahayakan rumah warga yang berada di pinggir sungai saat musim penghujan.

Saat ini Desa Hapalah memang telah memiliki jalan pengganti dari jalan yang berada di pinggir sungai.

Sehingga untuk akses jalan masih ada yang bisa digunakan oleh warga. Pihak PURD dan BPBD serta anggota DPRD sempat melakukan peninjauan dan akan dilakukan perbaikan menggunakan dana tak terduga.

Baca: Ditemukan Tewas Gantung Diri, Leher Siswi SMAN 1 Tebelian Sintang Terjerat Sabuk

Baca: Penyakit Autoimun Ashanty Renggut Nyawa Ibu Mikha Tambayong, Beda dengan Istri Anang Hermansyah?

Baca: Mapala Meratus Gelar Temu Wicara Kenal Medan, 700 Anggota Mapala se Indonesia Datang ke KalseL

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PUPR, renvananya menggjnakan dana tak terduga," ujar Nurdin.

Salamiah salah satu warga mengatakan waarga yang berada disekitar sungai saat ini masih khawatir adanya longsor kembali. "Kadang takut juga, lebih waspada saja," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved