Berita Banjarmasin

Operasi Zebra Intan 2019 Ditlantas Polda Kalsel Catat 24.496 Pelanggaran, Ini Rinciannya

Ada pun pelanggaran terhadap surat-surat pada 2018 :sebanyak 503 dan pada 2019 sebanyak 10023 atau naik 1893 persen.

Operasi Zebra Intan 2019 Ditlantas Polda Kalsel Catat 24.496 Pelanggaran, Ini Rinciannya
banjarmasinpost.co.di/irfani rahman
Razia Operasi Zebra Intan 2019 oleh Ditlantas Polda Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Operasi Zebra Intan 2019 yang digelar pada 23 Oktober sampai 5 Nopember 2019 atau selama 14 hari oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan dan jajaran ternyata mencatat masih banyak pelanggaran yang dilakukan para pengendara,

Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) AKBP Pepen SW , Kamis (7/11) siang mengatakan pada Operasi Zebra Intan 2019 dengan sasaran tujuh pelanggaran tercatat sebanyak 24.496 pelanggar.

Ini mengalami kenaikan 55 persen pada 2018 yang jumlah pelanggaran hanya 15.851.

Ada pun pelanggaran terhadap surat-surat pada 2018 :sebanyak 503 dan pada 2019 sebanyak 10023 atau naik 1893 persen.

Selanjutnya pelanggaran tak menggunakan helm pada 2018 sebanyak 2.084 namun pada 2019 ini sebannyak 2.290 atau naik 10 persen.

14 Hari Gelar Operasi Zebra Intan 2019, Polres Batola Terbitkan 1.019 e-Tilang

Uang Tabungan Rp 10 Juta Hangus, Kartinah Korban Kebakaran Terpaksa Tidur di Los Pasar Raya Rantau

Selanjutnya pelanggaran melawan arus pada . 2018 sebanyak 1.108 dan pada 2019 sebanyak 1.227 atau naik 11 persen.

"Untuk pelanggaran menggunakan HP saat mengendara pada 2018 sebanmyak 263 dan pada .2019 sebanyak 415 pelanggar atau naik 50 persen," ucap Pepen .

Kemudian pelanggaran mengendara dibawah pengaruh alkohol pada 2018 sebanyak 0 namun pada 2019 sebanyak 58 atau naik 100 persen. Selanjutnya pelanggaran batas kecepatan pada 2018 sebanyak 186 dan pada 2019 sebanyak 107 atau turun 42 persen.

Pelanggaran pengendara di bawah umur pada 2018 sebanyak 1085 dan pada 2019 sebanyak 1315 atau naik 21 persen

Pelanggaran yang juga meningkat tajam yakni Strobe light dan penggunaan rotator dimana pada 2018 sebanyak 24 namun pada .2019 sebanyak :627 atau naik 2558 persen.

Pepen mengungkapkan pelanggaran terhadap surat-surat terbanyak karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membawa surat-surat saat mengendarai ranmor.. Kemudian .pelanggaran tidak menggunakan helm dan pelanggaran terhadap pengendara dibawah umur.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved