Kriminalitas Regional

Aiptu P Tiba-tiba Tembak Aipda NS di Rahang, Polisi di Sulteng Ini Lalu Bidikan Pistol ke Kepalanya

Aiptu P Tiba-tiba Tembak Aipda NS di Rahang, Polisi di Sulteng Ini Lalu Bidikan Pistol ke Kepalanya.

Aiptu P Tiba-tiba Tembak Aipda NS di Rahang, Polisi di Sulteng Ini Lalu Bidikan Pistol ke Kepalanya
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Aiptu P Tiba-tiba Tembak Aipda NS di Rahang, Polisi di Sulteng Ini Lalu Bidikan Pistol ke Kepalanya.

Seperti diberitakan, Aiptu P, seorang anggota polisi di Polsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah, menembak rekannya, Aipda NS, di bagian rahang, Jumat (8/11/2019).

Setelah menembak rekannya, Aiptu P menembak kepalanya sendiri dengan senjata api.

Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyayangkan adanya kejadian sesama polisi yang terjadi di Polsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (8/11/2019) kemarin pagi.

Menurutnya, kejadian itu menjadi bukti bahwa kesehatan psikologi personil Polri harus dilakukan pembenahan.

LINK LIVE STREAMING Fuzhou China Open 2019 - Berebut Tiket Final, Marcus/Kevin Bakal Lawan Ini

Saat Korban Syahrini & Mulan Jameela Berkumpul, Maia Estianty, Luna Maya, dan Ayu Dewi Lakukan Ini

Buka 5.203 Lowongan CPNS, Ini Jabatan dan Formasi yang Dijanjikan Pihak Kejagung RI

Apalagi, Reza mengatakan, kejadian tersebut kerap kali berulang di sejumlah daerah-daerah di Indonesia.

"Kejadian berulang semacam ini merisaukan sangat. Apalagi ada data yang menunjukkan bahwa rasio bunuh diri di kalangan personel polisi lebih tinggi daripada di masyarakat sipil," kata Reza kepada awak media, Sabtu (9/11/2019).

Dengan kejadian yang terus berulang itu, dia mempertanyakan, alokasi anggaran Polri yang disediakan khusus untuk kesehatan psikologis personilnya.

"Jadi pertanyaan, anggaran Polri semakin besar, kira-kira berapa persen yang dialokasikan untuk kesehatan (psikologis) personel? Semestinya persentasenya besar. Apalagi Kapolri Idham Aziz, saat fit and proper test, katakan, dari tujuh program unggulan, program teratas adalah SDM unggul," ungkapnya.

Di negara lain, Reza mencatat, alokasi anggaran yang disediakan pemerintah untuk kesehatan psikologis personel kepolisian sangat tinggi. Bahkan di Amerika Serikat (AS), sebanyak 7,5 juta atau setara sekitarcRp 105 miliar per tahun.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved