Berita Banjarmasin
Pasca Pekerja Pelabuhan Trisakti Tewas Terlindas RTG, Polisi Periksa Saksi-saksi
Jajaran Polsek KPL Polresta Banjarmasin masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait tewasnya pekerja terlindas RTG
Penulis: Jumadi | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Polsek KPL Polresta Banjarmasin masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terkait kecelakaan kerja yang terjadi di Blok K, kawasan peti kemas Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Kamis (21/11/2019) kemarin.
Sementara itu alat berat berupa Rubber Tyred Gantry (RTG) atau alat bongkar muat kontiner diberi garis polisi. Alat ini adalah yang menewaskan korban Arifin (48), yang bekerja sebagai petugas telly di pelabuhan tersebut
Kapolsek KPL Polresta Banjarmasin, AKP Reza Ma'rrufi, melalui Humas KPL Aipda Erjani, Jumat (22/11/2019) mengatakan, kini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk operator alat berat RTG.
"Kami belum bisa menjelaskan lebih lanjut, karena perkara ini masih dalam pemeriksaan,"ungkapnya.
• Juru Runding SPSI bidang Batu Bara Minta UMSP Naik 5 Persen di Atas UMP Kalsel
• Hasil Timnas Pelajar Indonesia U-18 vs Malaysia ASFC U-18, Skor 1-0 Babak Pertama, Live Menoreh TV
• Meminimalisir Suap, Pegawai Dinas ESDM Kalsel Diberi Wawasan pencegahan Gratifikasi dan Pelaporannya
• Reaksi Denny Cagur Disorot Pasca Disemprot Najwa Shihab, Teman Rina Nose Parodikan Mata Najwa
Diberitakan sebelumnya, insiden kecelakaan kerja terjadi di kawasan Peti Kemas, Pelabuhan Trisakti (Blok K), Jalan Barito Hilir, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kamis (21/11/2019) pagi sekitar pukul 10:00 Wita.
Nasib malang itu menimpa Arifin (48), warga Jalan Barito Hilir, Kompleks Lumba-Lumba Duyung III, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.
Korban yang kesehariannya sebagai petugas telly PT Teds, ditabrak RTG, hingga korban bersama motor roda dua masuk ke dalam kolong RTG.
Melihat tubuh korban terkapar dan ditabrak RTG, membuat geger pekerja setempat, termasuk petugas PT Pelindo III Regional Kalimantan yang ada di lapangan.
Sebelum jenazah diangkut ke RSUD Ulin Banjarmasin, beberapa petugas Polsek KPL dan Inafis melakukan olah TKP. Hal itu untuk mengetahui apakah kejadian itu disengaja atau murni kecelakaan kerja.
Kondisi korban ditemukan di bawah ban RTG dalam keadaan luka parah, terutama pada bagian kepalanya. Motor korban jenis motor laki juga terjepit di antara ban RTG.
Data diperoleh di Polsek KPL Polresta Banjarmasin menyebutkan, kronologi kejadian, berdasarkan keterangan awal saksi, pada saat itu saksi 1 (Margianto) sedang proses muat data laporan di area tersebut dan pada saat Itu baterai saksi 1 habis (drof).
Tak lama kemudian korban melintas di dekat saksi dengan motor roda dua. Kemudian saksi 1 meminjam motor korban untuk mengambil Power Bank.
Setelah saksi mengambil Power Bank. Saksi mencari korban dan bertemu di TKP yaitu di Blok K Slot 23-25.
Kemudian saksi dan korban berbincang-bincang di TKP, di mana saksi meletakkan motor milik korban di samping sebuah kontainer yang merupakan perlintasan alat RTG pemindah kontainer.
Pada saat itu saksi dan korban ngobrol, dan tiba-tiba korban melihat pergerakan ban alat RTG yang berada di belakang saksi.
• Tubuh Gusti Hamidan Korban Tenggelam di Sungai Martapura Banjarmasin Ditemukan
• Berbagi Sesama Jumat Berkah, Komunitas GJB Sasar Penunggu Pasien
• Antusias Pendaftaran CPNS 2019 di Banjarbaru Tinggi, Tapi Formasi Favorit Ini Justru Tanpa Pelamar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ariffin-48-seorang-petugas-tely-pelabuhan-trisakti-banjarmasin-tewas.jpg)