Berita HSt

Ini Tanggapan Tetangga Terkait Keseharian Nasrudin di HST, Mengaku Rasul, Salat Jumat Tak di Masjid

Ajaran Nasrudin di Desa Bandang Aluan, Batu Benawa ditetakan oleh Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), sebagai ajaran sesat.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Ajaran Nasrudin di Desa Bandang Aluan, Batu Benawa ditetakan oleh Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), sebagai ajaran yang menyimpang dan sesat.

Apalagi, Nasrudin diduga mengaku sebagai rasulullah. Rupanya hal ini juga didengar oleh tetangganya yang berada di Desa Bandang Aluan Kecamatan Batu Benawa Kabupaten HST.

Tetangga Nasrudin, Nawawi, membeberkan jika warga di desanya tak ada yang menjadi pengikut Nasrudin.

Meski demikian, warga di desanya tak pernah bermasalah dengan Nasrudin. Apalagi, Nasrudin juga tidak pernah mengajak warga di sana untuk menjadi pengikutnya.

"Memang dengar-dengar mengaku rasul. Dengan tetangga orangnya baik. Hanya beda jalur saja. Bedanya ya itu tadi, dia punya ajaran sendiri," katanya.

Dugaan Ajaran Sesat di HST, Pengikut Nasrudin Mengaku Dibaiat, Bacaan Salat Bahasa Indonesia

Polres HST Tetapkan Kasus Penistaan Agama Ranah Pidana, Minta Keterangan Saksi Ahli dari Luar Pulau

Bupati Chairansyah Rapat Tertutup Bersama MUI dan Forpimda, Bahas Ajaran Menyimpang di HST

Diceritakannya, jika Saban Jumat Nasrudin tak pernah ikut salat Jumat di masjid di desanya. Nasrudin lebih memilih salat di tempatnya sendiri dengan pengikutnya.

"Kalau keseharian sih baik-baik saja," katanya.

Dari pantauan Banjarmasinpost.co.id di sana, rumah Nasrudin tertutup rapat. Bahkan, tetangga di sana menyebut jika Nasrudin sedang ke hutan atau sawah.

Jika dilihat dari luar, kediamannya tak berbeda dengan warga lainnya.

Masuk Ranah Pidana

Halaman
123
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved