Pemuda Pingaranilir Gantung Diri

Polisi Pastikan Karli Gantung Diri, Ini Sejumlah Fakta yang Ditemukan di TKP

Kematian Karli secara tragis tergantung di tali nilon ayunan di rumah sang kakak di lingkungan RT 03 Desa Pingaranilir, Kecamatan Astambul

Polisi Pastikan Karli Gantung Diri, Ini Sejumlah Fakta yang Ditemukan di TKP
Cahyo untuk banjarmasinpost.co.id
Petugas Polsek Astambul bersama Unit Inafis Polres dan Tim dokter Puskesmas Astambul saat berada di rumah duka, Senin (9/12) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kematian Karli secara tragis tergantung di tali nilon ayunan di rumah sang kakak di lingkungan RT 03 Desa Pingaranilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), dipastikan murni karena bunuh diri.

Hal itu berdasar fakta yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk tanda-tanda khusus yang didapati di tubuh lajang tersebut sesuai hasil pemeriksaan tim medis. Penuturan keluarga, korban berusia 20 tahun.

"Hasil pemeriksaan dari Unit INAFIS dan Tim Dokter Puskesmas Astambul ditemukan ciri-ciri orang gantung diri. Di tubuh korban terdapat bekas jeratan di leher, di kemaluan ditemukan cairan sperma," papar Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo melalui Kapolsek Astambul AKP Samsu Darsono, Senin (09/12/2019).

BREAKING NEWS - Warga Pingaranilir Astambul Geger, Seorang Pemuda Gantung Diri

Bocah 2 SD Ini Kaget Melihat Paman Menggantung di Ayunan, Kakek Berteriak Histeris: Allaahu Akbar!

Sepekan Sebelum Gantung Diri, Pemuda Desa Pingaranilir Ini Berperilaku Aneh dan Tak Biasanya

Petugas Polsek Astambul bersama Unit Inafis Polres dan Tim dokter Puskesmas Astambul saat berada di rumah duka, Senin (9/12) siang.
Petugas Polsek Astambul bersama Unit Inafis Polres dan Tim dokter Puskesmas Astambul saat berada di rumah duka, Senin (9/12) siang. (Cahyo untuk banjarmasinpost.co.id)

Ciri lainnya, sebut Samsu, yakni di dubur korban ditemukan kotoran. "Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," tandas Kanit Reskrim Ipda Cahyo.

Sementara itu penuturan warga Pingaranilir, setelah waktu zuhur jenazah dikebumikan di pekuburan di desa setempat. "Sekitar pukul 14.00 Wita karena mesti menunggu anggota keluarga lainnya yang jauh," sebut Abdurrahman, kepala Lingkungan 1 Pingaranilir.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved