Public Sercices

Pasang Rambu di Persimpangan Jalan Perwira Kabupaten Banjar

Assalamualaikum Wr.Wb. Kepada Dishub Kabupaten Banjar. Pak, kami mau tanya bagaimana caranya supaya di dekat persimpangan antara Jalan Perwira

Pasang Rambu di Persimpangan Jalan Perwira Kabupaten Banjar
Twitter/Aira Afni Amalia
Ilustrasi rambu lalu lintas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Assalamualaikum Wr.Wb. Kepada Dishub Kabupaten Banjar. Pak, kami mau tanya bagaimana caranya supaya di dekat persimpangan antara Jalan Perwira dan Tanjung Rema supaya bisa dipasangkan rambu-rambu yang tujuannya agar pada saat jam masuk sekolah dan pulang sekolah bisa sedikit nyaman bagi para pelajar.

Sebab, di jalan tersebut banyak kendaraan lewat dan dikhawatirkan terjadi kecelakaan. Misalkan dipasangkan traffic light atau rambu lainnya yang bisa memperlambat laju kendaraan umum sehingga menghindari kecelakaan di jam pulang sekolah itu. Terima kasih. 085390624895

Banjarmasin Post edisi Sabtu (21/12/2019)
Banjarmasin Post edisi Sabtu (21/12/2019) (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Tanggapan
Terima kasih atas saran dan masukkan dari Bapak melalui Banjarmasin Post ini. Seperti diketahui Jalan Perwira memang merupakan jalan lokal yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat umum yang menghubungkan ke Jalan S Yani dengan Jalan Tanjung Rema. Selain ada titik-titik sekolah dan perkantoran, di sana juga ada kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya jadi sudah sewajarnya apabila diberi fasilitas keselamatan lalu lintas, bisa menggunakan rambu bersuar ataupun tidak bersuar.

Untuk rambu bersuar sejenis traffic light memang sangat safety atau aman untuk pengguna jalan baik yang pengguna kendaraan roda dua, roda empat maupun pejalan khaki. Namun, jika melihat dari perbandingan kapasitas jalan terhadap volume kendaraan yang melintas atau vc ratio Jalan Tanjung Rema sendiri sudah mendekati angka 0,65 jadi sangat tidak mungkin untuk dipasangkan traffic light. Oleh karena itu, guna mengurangi kecepatan kendaraan pengguna jalan bisa dengan jalan memasang rambu tidak bersuar seperti rambu peringatan hati-hati, rawan kecelakaan, dan lain-lain.

Apabila tingkat kecelakaan masih tinggi maka akan dipasang alternatif fasilitas keselamatan yang lain seperti pita penggaduh atau bisa juga dengan pelaksanaan manajemen rekayasa untuk jalur jalan tersebut.

Demikian penjelasan dari kami. Terima kasih.

FAISAL ST, Kabid Lalu Lintas Perhubungan Darat Dishub Kabupaten Banjar.

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved