BPost Cetak

Diterjang Angin Kencang, Heli Kepala BNPB Timpa Mobil

Helikopter yang ditumpangi Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo gagal terbang

Diterjang Angin Kencang, Heli Kepala BNPB Timpa Mobil
BPost Cetak
BPost Edisi Selasa (7/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANADO - Helikopter yang ditumpangi Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo gagal terbang di Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara, Senin (6/1).

Informasi yang didapat, helikopter MI-35 Penerbangan Angkatan Darat itu sempat take off beberapa menit.

Namun angin kencang mengakibatkan helikopter hilang keseimbangan dan mengenai sejumlah sepeda motor dan mobil TNI AU yang parkir di Lapangan Gesit. Beruntung, helikopter itu bisa mendarat.

Berada di Bantaran Sungai Mentaya, Pusat Perbelanjaan Mentaya Asyik untuk Wisata

Petambak Diminta Waspada, Sejumlah Warga Tanahabang Banjar Mengungsi

Video Ulah Betrand Peto Saat Sarwendah Susui Thania Buat Ruben Onsu Geram, Bareng Thalia Lakukan Ini

Tangisan Anton Medan di Sidang Kasus Ikan Asin, Pablo Benua Ucap Terimakasih ke Fairuz A Rafiq

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani menjelaskan setelah 30 detik mengudara, tiba-tiba helikopter mengalami kehilangan daya setelah terjadi perubahan angin.

“Tiba-tiba terjadi perubahan angin sangat kencang yang mengakibatkan heli kehilangan power sehingga tidak bisa terbang normal dan menimpa beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang berada di sekitar lapangan,” kata Jaelani.

Beruntung, sebut Jaelani, pilot dapat mengendalikan laju helikopter sehingga helikopter bisa mendarat dan seluruh penumpang selamat.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Antara lain mobil dinas Lanal Tahuna, mobil dinas Pemkab Kepulauan Sangihe dan empat kendaraan roda dua.

“Rombongan Kepala BNPB membatalkan penerbangan dan memutuskan untuk bermalam di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Rencananya kembali terbang besok pagi menggunakan pesawat komersil ke Kota Manado lanjut menuju Jakarta. Kru heli masih melaksanakan pemeriksaan kondisi heli,” ujar dia.

Selain Doni, helikopter mengangkut Asisten 1 Pemprov Sulut Edison Humiang dan dua orang dari BNPB yakni Egy Fajar Masadiah dan Jarwansah.

Doni Monardo saat dihubungi mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa. “Kami memutuskan untuk menunda perjalanan,” ujarnya.

Momen Memalukan Syahnaz Saat Lahirkan Ponakan Raffi Ahmad & Nagita Slavina Dibongkar, Dokter Tertawa

Akhirnya Teddy Bicara Sebab Sebenarnya Sule & Lina Bercerai, Rahasia Orangtua Rizky Febian Diungkap

Sedang Bupati Sangihe Jabes Gaghana enggan berkomentar banyak terkait peristiwa tersebut.

“Dari beliau (Doni Monardo) meminta insiden ini tidak perlu dipublikasi. Yang jelas saat ini kondisi para korban bencana banjir bandang saat ini sementara pemulihan,” singkatnya. Helikopter rencananya terbang ke lokasi bencana di Kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe. (kompas/tribunmanado)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved