Kriminalitas Regional

Satu Mahasiswa Harus Ditembak Polisi, Terkait Keterlibatannya Merampok Joni Anuar

Polsek Tenayan Raya di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap tiga orang pelaku perampokan atau pencurian yang disertai dengan kekerasan (curas).

Editor: Didik Triomarsidi
Polresta Pekanbaru
Oknum mahasiswa, Yanuardyn Laia (20) saat diamankan di Polsek Tenayan Raya atas kasus perampokan. Yanuar ditangkap bersama satu perampok lainnya, Richard, dan satu orang pelaku penadah atau pembeli hasil curian, Zuli Agus pada, Jumat (10/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PEKANBARU - Polsek Tenayan Raya di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap tiga orang pelaku perampokan atau pencurian yang disertai dengan kekerasan (curas).

Salah satu pelaku adalah seorang mahasiswa bernama Yanuardyn Laia alias Yanuar alias Ardi (20), warga Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Yanuar ditangkap bersama dua orang pelaku lainnya, Richard Mose Tabulau alias Richard (23) dan Zuli Agus Laia alias Ahus (22).

Namun, Yanuar terpaksa dilumpuhkan karena melawan tim Buser Polsek Tenayan Raya.

BANDEL! Kapal China Kembali Obok-obok Natuna, Konvoi Tebar Jaring, Lalu Apa Reaksi Kapal Perang RI?

Obok-obok Kedaulatan RI di Natuna, Berikut Kemarahan Negara di Dunia yang Melibatkan Nelayan China

Isi Chat WA Teddy pada Putra Sule & Lina Terbongkar, Rizky Febian Ungkap Ayah Tiri Sebut Soal Aset

"Penangkapan tiga orang pelaku curas dilakukan pada Jumat (10/1/2020). Salah satu pelaku (mahasiswa) terpaksa dilumpuhkan petugas karena tidak kooperatif dan melawan serta berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan pelaku lainnya," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Diandha dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (12/1/2020).

Dia menambahkan, salah satu pelaku berinisial SB masih dalam pengejaran Polsek Tenayan Raya dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang alias DPO.

Budhia menjelaskan, penangkapan pelaku curas berawal dari laporan korban atas nama Joni Anuar (31).

Korban dirampok tiga orang pelaku di warungnya di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (31/12/2019) lalu.

Sebelum beraksi, para pelaku awalnya duduk di warung korban yang sudah tutup dan saat itu dalam kondisi gelap.

"Korban pergi ke warung menggunakan sepeda motor lalu menemukan tiga orang laki-laki tak dikenal sedang main game ludo di handphone. Kemudian korban diajak pelaku main ludo," sebut Budhia.

Di tengah asyik bermain, sambung dia, korban sempat memberi uang Rp 50.000 kepada pelaku untuk membeli makanan ringan dan minum.

Istri Nekat Bersetubuh dengan Selingkuhannya di Samping Suami yang Sedang Tidur, Pahara Pun Terjadi

Akan tetapi, setelah itu muncul niat jahat pelaku Yanuar dengan mengajak Richard dan SB untuk mengambil kunci sepeda motor dari saku celana korban.

Karena tidak berhasil, Richard dan SB mengalihkan perhatian korban dengan diajak bicara.

Saat itulah, mahasiswa tersebut memukul kepala korban dari belakang dengan menggunakan kayu broti yang didapat di lokasi kejadian.

"Setelah korban terjatuh, pelaku kembali memukul dada korban sehingga korban tak sadarkan diri. Korban mengalami luka dan mengeluarkan darah dari mulutnya," kata Budhia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved