Breaking News:

Penipuan dari Dalam Lapas Palangkaraya

Setiap Uang Hasil Penipuan Edo Cair, Pegawai Lapas Palangkaraya Ini Dapat Upah Segini

NA merupakan salah satu pemilik Buku Rekening Bank yang dipinjamnya untuk mengumpulkan uang hasil penipuan dari sebanyak 70 wanita yang diperdayanya

banjarmasinpost.co.id/ faturahman
Petugas memeriksa urine Edo Purnama Napi Lapas Palangkaraya yang mendalangi penipuan 70 orang wanita 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aksi penipuan yang dilakukan, Edo Purnama (26) seorang narapidana kasus pembunuhan di Lapas Kelas II A Palangkaraya ini, bekerjasama dengan pegawai Kapas berinisial (NA).

Menurut pengakuan Edo kepada polisi, NA merupakan salah satu pemilik Buku Rekening Bank yang dipinjamnya untuk mengumpulkan uang hasil penipuan dari sebanyak 70 wanita yang diperdayanya.

"Buku rekening bank yang dipakai untuk menipu jumlahnya ada sembilan dari rekan sesama penghuni lapas juga pegawai lapas," ujar Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi T Jaladri, Senin (13/1/2020).

Menurut dia, dalam melancarkan aksinya tersebut tersangka menggunakan 5 (lima) Rekening Bank BRI dan 4 (emput) Rekenıng Bank BCA yang dipinjam oleh pelaku dari Narapidana lain yaitu DD dan Abi.

Tak Cuma Jualan Kopi, Kotalama Koffie Juga Punya Program Untuk Bantu Sesama dengan Cara Ini

Demi Berjualan, Pedagang Pasar Terapung Ini Rela Tidur Dua Malam di Hotel Embun

Ulah Syahnaz & Jeje Tempati Kamar Raffi Ahmad & Nagita Slavina Pasca Lahiran Berujung Masalah

Tubuh Montok Syahrini Saat Liburan di Los Angeles Disorot, Istri Reino Barack Pamer Ini Pagi Hari

"Tersangka menggunakan 9 (sembilan) rekening tersebut untuk menerima uang yang dikirimkan oleh para korban," ujarnya.

Selanjutnya keseluruhan uang yang diterima oleh pelaku dari korban tersebut dikirimkan kembali ke Rekening BRI atas nama NA (Pegawai di Lapas Kas Il A Palangkaraya).

"Setiap dicairkan secara cash melalui ATM, dan diberikan ke pelaku Edo melalui DW," ujarnya lagi.

Polisi Periksa Urine Tersangka Kasus Penipuan 70 Wanita, Ternyata Positif Mengandung Narkoba

Kekecewaan Nikita Mirzani pada Cara Andhika Pratama Minta Maaf, Pasca Heboh Sentilan Suami Ussy

Menembus Desa di Hulu Waduk Riam Kanan Lewat Jalur Darat, Polres Banjar Imbau Ini

Kemudian, setiap transaksi penarikan uang tersebut NA menerima upah senilai Rp 200 000 sampai dengan Rp 400 000, total uang dicairkan NA dari Edo sejak bulan November 2019 hingga Bulan Januari 2020 kurang lebih
Rp 200.000.000, (dua ratus juta rupiah).

Untuk korban yang ada di Kota Palangkraya yang melaporkan kejadian ke Polresta Palangkaraya berjumlah 2 orang namun berdasarkan keterangan tersangka korban lainnya rata-rata perempuan berada diluar kota bahkan juga ada TKI di luar negeri. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved