Berita Kotabaru

Tangisan Pasca Dicerai Istri, Pria di Kotabaru Ini Nekat Gantung Diri

Diduga depresi lantaran dicerai istri, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Tayang:
Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
istimewa/polsek pulaulaut utara
Pelaku bunuh diri di Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabuparen Kotabaru setelah diturunkan dari tali yang menjerat leher. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Diduga depresi lantaran dicerai istri, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/1/20) sekitar pukul 17.30 wita di rt 6 rw 2 Desa Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Pertama kali, kejadian itu diketahui oleh sang adik yang sedang berada diluar rumahnya.

Pria yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri itu adalah Wahyudin (21). Pria ini gantung diri di rumahnya karena depresi ditinggalkan sang istri.

Kisah Viral Mengharukan, 16 Tahun Berpisah Dua Saudara Kembar Ini Dipertemukan di Twitter

Kaburnya Harun Masiku, ke Singapura 2 Hari Sebelum OTT

Ayu Ting Ting dan Calon Suami Mulai Klik Bulan Depan Kata Sosok Ini, Didi Riyadi atau Robby Purba?

Pertanda Ruben Onsu Mundur dari Dunia Hiburan Digantikan Betrand Peto? Suami Sarwendah Lakukan Ini

Kapolsek Pulau Laut Utara Polres Kotabaru Iptu Yacob Sihasale, Selasa (14/1/20) membenarkan kejadian tersebut. Kini korban bunuh diri sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Dia menyebutkan, Peristiwa tersebut berawal saat  Dahlan yang merupakan adik kandung korban sedang melakukan perbaikan sepeda motor di depan rumahnya.

Saat itu, pelaku sedang berada di dalam rumah sendirian sedang bermain handphone.

Namun sekitar pukul 17.00 wita saksi dahlan masuk dan sudah mendapati korban gantung diri.

Menyaksikan pemandangan ini, terang saja Dahlan terkejut dan langsung memanggil ibunya.

Iapun lantas bergegas dengan menggunakan parang memotong tali yang digunakan untuk gantung diri oleh pelaku. Tali tersebut di lilitkan di plapofon rumah oleh pelaku.

Sementara, Ibu korban membantu memegang kaki  korban.

Saat diturunkan dari tali yang menjerat lehernya,  pelaku sudah tidak sadarkan diri.

Bripka Yasin datang sekitar pukul 17.10 wita di rumah pelaku, berupaya memberikan pertolongan pertama namun nyawa korban tidak terselamatkan lagi.

" Dari keterangan saksi, Wawan yakni rekannya, sebelumnya pada hari Minggu korban ada menelpon saksi dan saat itu bertemu di pos kamling dan bercerita sambil menangis bahwa baru saja diceraikan oleh istrinya, dan berniat besok akan bunuh diri namun sempat saksi wawan ashari mengingatkan untuk tidak melakukan bunuh diri," katanya.

Alami Depresi, Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Jasadnya Tergantung di Tali Tambang

Selamatkan Meratus dari Tambang, Demi Sumber Air Warga HST

Warga Nateh Terus Perjuangkan Meratus, 1.507 Ha Hutan Desa Terdaftar di Kemenhut

Sementara dari hasil visum, tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak untuk dioutopsi dan tidak akan menuntut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved