Keraton Agung Sejagat

Kasusnya Makin Terkuak! Pengikut Keraton Agung Sejagat Ternyata Diimingi Jabatan dengan Gaji Dollar

"Ada iming-iming jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar bagi pengikutnya. Jabatannya tergantung berapa besaran iuran mereka"

Kasusnya Makin Terkuak! Pengikut Keraton Agung Sejagat Ternyata Diimingi Jabatan dengan Gaji Dollar
IST/Facebook via Tribun Jogja
Heboh Keraton Agung Sejagat yang Punya Ratusan Pengikut, Klaim Punya Kekuasaan Dunia 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Sutisna mengungkapkan, para pengikut Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jateng, dijanjikan jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar AS.

"Ada iming-iming jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar bagi pengikutnya. Jabatannya tergantung berapa besaran iuran mereka, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 30 juta. Seluruhnya mencapai 450 pengikut dengan latar belakang yang berbeda," ujar Iskandar di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Namun, para pengikut keraton ini juga diminta membayar iuran mencapai jutaan rupiah.

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan semua dokumen identitas yang dibuat di Keraton Agung Sejagat adalah palsu.

Berbusana Seksi di KRL, Lihat Penampakan Istri Ardi Bakrie Nia Ramadhani saat Jadi Bidikan Kamera

Inilah Sejumlah Universitas yang Miliki Website dan Medsos Terbaik di Indonesia, Berikut Daftarnya

Presiden Jokowi Perintahkan untuk Gebuki Semua yang Terlibat Jiwasraya dan Asabri!

Bahkan penetapan raja dan ratu dipilih sendiri.

"Semua dokumen palsu dibuat sendiri dicetak sendiri. Yang menentukan raja dan ratu juga dari mereka sendiri. Atribut seragam dirancang sendiri oleh permaisuri," kata Iskandar.

Saat ini Totok Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya dijerat Pasal 14 UU RI No.1 th 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Saat ini, Polda Jateng telah meningkatkan kasus ke penyidikan terkait pengikut, dana iuran, dan motif lainnya.

"Mereka sudah sejak lama merancang rencana dengan membuat sebuah kerajaan dan telah membuat resah warga sekitar," kata Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, Keraton Agung Sejagat yang didirikan Toto membuat resah masyarakat.

Setelah dilakukan penyelidikan, diduga Toto telah melakukan penipuan terhadap warga dengan menyampaikan berita-berita bohong terkait sejarah kerajaan tersebut.

Toto dan Fanni yang merupakan ratu keraton itu ditangkap.

Polisi juga menggeledah rumah kontrakan mereka yang ada di Sleman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengikut Keraton Agung Sejagat Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dollar",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved